defersite

Korut Siap Uji Coba Rudal, Militer Jepang Siaga

TOKYO – Jepang menyiagakan militernya untuk berjaga-jaga karena Korea Utara (Korut) dikabarkan siap menguji coba rudal balistik dalam waktu dekat. Senada dengan Negeri Sakura, Korea Selatan (Korsel) juga tengah bersiap. Negeri Ginseng bahkan mengklaim memiliki bukti persiapan peluncuran rudal oleh rivalnya itu.



Media Jepang, NHK, melaporkan pihak militer memerintahkan pesawat tempur dan peluncur antirudal Patriot untuk bersiap menembak jatuh proyektil apapun yang tengah mengarah ke Negeri Matahari Terbit. Pejabat Jepang yang tidak mau disebut namanya juga telah mengonfirmasikan perintah tersebut.

Sistem antirudal Patriot berada di bawah kepemilikan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Jepang. Dikabarkan, tabung-tabung untuk melancarkan proyektil sudah berada dalam kondisi siap tembak. Namun, juru bicara Kemenhan menolak berkomentar mengenai kabar tersebut.

Kemenhan Korsel juga enggan berkomentar mengenai jenis rudal yang akan ditembakkan Korut. Namun, agen berita Korsel, Yonhap, yakin rudal yang akan ditembakkan adalah rudal jarak menengah Musudan. Rudal Musudan sendiri telah ditembakkan tiga kali sepanjang April 2016.

“Kami mendeteksi pertanda dan terus melacak pertanda tersebut. Kami sangat siap,” ucap seorang pejabat Korsel yang namanya dirahasiakan, seperti dimuat Channel News Asia, Selasa (31/5/2016).

Jepang diketahui memiliki kapal Aegis yang dapat melacak jejak beberapa target sekaligus. Kapal tersebut juga diperlengkapi dengan rudal SM-3 yang didesain dapat menghancurkan hulu ledak di udara sebelum mereka memasuki atmosfer bumi. Sementara Patriot PAC-3 didesain untuk menghancurkan hulu ledak di darat. Sumber: Newsokezone.com

9 Kali Berturut-turut, TNI AD Sabet Juara Umum Lomba Tembak di Australia

TNI Angkatan Darat kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas internasional dengan menjadi juara umum lomba tembak antar-angkatan darat yang digelar Royal Australian Army bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM).


Foto Kompas.com

Dalam lomba yang diikuti 20 negara tersebut, TNI AD menjadi juara umum dengan meraih 23 medali emas dari 50 medali emas yang diperebutkan.

AASAM digelar selama 16 hari, mulai dari 3 Mei sampai 19 Mei 2016, di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.

Selain Indonesia, negara yang ikut berpartisipasi dalam lomba tembak internasional tahunan ini antara lain Amerika Serikat, Perancis, Kanada, Inggris, Australia, China, Jepang, Uni Emirat Arab, Papua Niugini, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan.

Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI Kolonel Czi Berlin G mengatakan, anggota kontingen TNI AD pada AASAM 2016 ini berjumlah 19 orang. Kontingen tersebut dipimpin oleh Mayor Inf Syafruddin (Akmil 2000), yang sehari-hari menjabat Kasiops Sops Divisi 1 Kostrad.

Adapun Komandan AASAM 2016 adalah Letkol Angus Bell selaku perwira menengah dari Angkatan Darat Australia.

"Selama berpartisipasi pada lomba tembak AASAM, TNI AD senantiasa menjadi juara umum sejak pertandingan di Puckapunyal 2008, dengan menggunakan senjata jenis SS-2 V4 buatan PT Pindad yang merupakan senjata organik pasukan Kostrad," ujar Kolonel Czi Berlin, seperti dikutip situs resmi TNI.

Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh kontingen Angkatan Darat China dengan perolehan 9 emas. Adapun peringkat ketiga yaitu kontingen dari Angkatan Darat Jepang yang memperoleh 4 medali emas.

AASAM dimulai tahun 1984 di Singleton, Pusat Pendidikan Infanteri Angkatan Darat Australia. Beberapa materi lomba yang diperlombakan meliputi Senapan, Senapan Otomatis (SO), Pistol, dan Sniper.

Indonesia dalam hal ini TNI AD baru mengikuti AASAM pada tahun 1996/1997. Dalam sejarah AASAM, TNI AD sejak tahun 2008 hingga 2016 selalu menjadi juara umum.
Kolonel Czi Berlin menambahkan bahwa keberhasilan TNI AD ini menunjukkan profesionalisme para prajurit TNI tidak kalah dengan prajurit negara lain, seperti United States Marines Corps (USMC), US Army, Anzac, Inggris, Perancis, China, dan Australia.

"Yang lebih membanggakan lagi bahwa senapan yang digunakan untuk menembak di AASAM adalah jenis SS-2 V4 buatan PT Pindad, salah satu industri strategis dalam negeri kebanggaan anak bangsa Indonesia," kata Kolonel Czi Berlin.

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi turut hadir dalam penutupan lomba dan penyerahan medali AASAM.

Pangkostrad menekankan kepada Tim Lomba AASAM TNI AD agar lebih meningkatkan kemampuannya dan tidak lengah. Pasalnya, pada AASAM 2017 akan lebih banyak negara yang berpartisipasi. Diperkirakan 35 negara akan mengikuti lomba AASAM 2017. Sumber: Kompas.com

Letjen TNI Purn J. Suryo Prabowo: Jangan Sampai Indonesia Dijajah China

REALITA menegaskan, asing bisa kuasai 100 persen saham di pembangkit listrik. Asing cukup punya kemampuan membeli properti di Indonesia, 35 bidang usaha dibuka bebas 100% untuk asing. WNI harus antri di pagar kedutaan asing. Warga asing seenaknya masuk RI tanpa Visa.

Diskusi bertemakan “Sudahkan Kebijakan Pemerintah Pro Pribumi?” ini digelar oleh Front Pribumi.

“Kondisi kekayaan Indonesia 70% sektor pertambangan, 40%, kebun Sawit, 35-66,5% sektor komunikasi sudah bukan milik Indonesia. Bagaimana kita memenangkan perang tanpa senjata?” demikian dikatakan Letjen TNI Purn J. Suryo Prabowo saat menjadi keynote speaker jelang Hari Kebangkitan Nasional di Gedung Stovia, Jakarta, Senin (9/5).


Diskusi bertemakan “Sudahkan Kebijakan Pemerintah Pro Pribumi?” ini digelar oleh Front Pribumi.

“Jangan sampai Indonesia dijajah China. Lihatlah, ribuan buruh dalam negeri di PHK, ribuan sarjana berdesakan dan kesulitan mencari kerja, tapi ribuan buruh impor dari Cina enak-enakan dikasih kerja dengan gaji tinggi di negeri ini. Sementara rakyat Indonesia belum makmur,” ujar Suryo prihatin.

Mantan Pangdam Jaya/Jayakarta ini mengajak anak bangsa agar bangkit. “Bangkitlah Indonesiaku. Satu orang bertindak jauh lebih baik dari 10 orang yang berkomitmen atau 100 orang yang hanya punya niat.”

Pemersatu Bangsa

Apakah masih ada perang yang disebabkan karena pertentangan ideologi? Dikatakan Suryo, bangsa dan negara Indonesia tidak akan hancur karena diserang musuh dari negara lain. Diperlukan pemersatu bangsa dan negara. Sumber: ISlamPos.com

Gilanya militer Rusia didik pasukan elite Spetznaz

Demi membentuk pasukan elite yang sangat dan tidak mudah takluk di tangan musuh, Rusia punya cara yang mengerikan hingga akhirnya para anggotanya memiliki mental baja. Bahkan, latihannya sangat brutal hingga melampaui batas kemampuan manusia.

Situs cracked.com mengungkapkan, untuk menjadi anggota pasukan elite, Spetznaz tak hanya membutuhkan mental yang kuat, tapi kemampuan mumpuni dalam menghadapi seluruh lawan-lawannya. Tak cuma sekadar melempar pisau, mereka juga bisa melempar kapak sembari melompat terbalik, di mana kepala berada di bawah.

Lewat latihan keras inilah, pasukan Spetznaz menjadi pejuang yang kompeten dan skil yang terasah. Tak heran jika slogan yang dipakai cukup seram, "Ketahuilah. Perang penuh dengan rasa sakit dan penderitaan. Itulah yang harus diketahui setiap prajurit."

Latihan dasar yang harus diikuti setiap anggota Spetznaz adalah kemampuan bela diri. Sebab, untuk menuntaskan seluruh misinya, seorang prajurit harus tahu cara untuk melumpuhkan dan membunuh secara cepat, sebagaimana mengetahui cara menembak dengan dua senjata dalam sekali kokang.


Setelah itu, salah satu pelatihan selanjutnya adalah menghadapi rekan-rekannya sendiri untuk menguji skill yang mereka miliki. Tapi, mereka hanya bisa memperlihatkan seluruh kemampuan yang dimilikinya, demi mengetahui sejauh mana batasan kekuatan tubuhnya, agar mengetahui hal itu mereka mendapat bimbingan dari atasannya.

Seluruh pelatihan tersebut benar-benar dirancang untuk membangun kekuatan, atau sebagai bentuk hukuman. Dengan begitu, ketika terjun ke medan pertempuran mereka benar-benar harus tahu apa yang dihadapi dan menyusun strategi.

Ujian paling terberat yang harus dihadapi prajurit muda adalah ketika dipaksa bangun di tengah malam. Mereka dibangunkan, diseret dan dilemparkan ke sebuah ruangan gelap.

Ruangan tersebut sungguh mengerikan, berisi darah dan organ dalam manusia. Bagi mereka yang baru pertama melihatnya bisa jadi tak akan kuat mentalnya, kemudian muntah.


"Di dalamnya bukan air, itu adalah darah. Darah yang naik hingga lutut, pinggang hingga ke dada. Di dinding dan langit-langit terdiri dari potongan daging busuk, tumpukan darah dari isi perut. Setiap langkah sangat licin yang berasal dari lendir otak. Jika ragu, prajurit muda akan berhenti di koridor. Kemudian seseorang dalam kegelapan melepaskan anjing besar dari rantai."

Darah dan organ tersebut diambil dari rumah pemotongan yang berada di sekitar lokasi pelatihan, di mana tidak ada kesempatan bagi prajurit untuk istirahat sekalipun. Satu-satunya pilihan adalah tetap melangkah maju atau diserang anjing besar, untuk keluar dari neraka tersebut.

Bagi Spetsnaz, darah adalah bagian dari perang dan secara harfiah seluruh prajurit harus melalui hal itu, dan tak akan mengganggunya ketika berada di medan pertempuran. Hal itu membuat mereka mendapatkan waktu untuk membuat lawannya terkejut sebelum dihabisi. Sumber: Merdeka.com

Rahasia Kekuatan Militer Malaysia

Sejak dekade 1980an Angkatan Tentera Malaysia mengalami transformasi menjadi kekuatan tempur yang modern dan profesional dengan sistem alutsista teranyar. Tapi seberapa besar kekuatan militer negeri jiran itu?

Tentara di Tengah Transformasi

Dibentuk dan dilatih oleh Inggris buat menumpas gerakan separatis, Angkatan Tentera Malaysia sejak 1980an menjalani transformasi untuk menjadi tentara yang profesional dan modern. Militer negeri jiran itu kini memiliki 80.000 personil aktif dan dibekali dengan anggaran pertahanan sebesar 4 miliar Dollar AS per tahun atau sekitar 53 triliun Rupiah.

Pendekar Polandia

Sebanyak 48 tank tempur utama PT-91 Pendekar buatan Polandia menjadi tulang punggung angkatan darat Malaysia. Semua PT-91 saat ini dioperasikan oleh satuan tempur lapis baja, batalyon 11 Kor Armor DiRaja. Satuan tersebut saat ini terbagi ke dalam 5 batalyon dengan sekitar 250 kendaraan tempur infanteri, AVC-300 buatan Turki.

Bantuan dari Langit

Serupa TNI AD, Tentara Darat Malaysia juga memiliki satuan udara (PUTD) yang dibekali dengan 10 unit helikopter multifungsi Agusta A109 dan 12 helikopter angkut Sikorsky SH-3 Sea King. Satuan ini bertugas mengumpulkan informasi, memberikan bantuan tempur dan mengangkut personil gerak cepat.


Modern di Udara

Tentara Udara Diraja Malaysia saat ini terbagi dalam dua divisi dengan dengan 56 jet tempur buatan Rusia dan AS. Baru-baru ini Malaysia memesan empat unit pesawat angkut militer teranyar Airbus A400M dan bakal merombak armada udaranya dengan jet tempur generasi terbaru, Eurofighter Typhoon, Dassault Rafale, F18 Super Hornet atau Saab JAS 39 Gripen dengan nilai pembelian sebesar 2,46 miliar USD

Tumpul di Laut

Tentera Laut DiRaja Malaysia berada di garda terdepan dalam konflik di Laut Cina Selatan. Tapi untuk tugas berat tersebut TLDM cuma diperkuat dengan 2 kapal fregat kelas Lekiu, dua kapal selam kelas Scorpène dan 6 kapal patroli kelas Kedah buatan Jerman dengan teknologi teranyar, tapi dengan persenjataan minim. Baru-baru ini Malaysia berniat memesan 6 kapal patroli tambahan dari Jerman

Tentara Masa Depan

Pemerintah Kuala Lumpur saat ini sedang menjalankan program Future Soldier System buat modernisasi personil militer. Nantinya setiap serdadu akan dibekali dengan helm dan rompi anti peluru, kacamata pelindung, dan perlengkapan untuk melihat di malam hari. Selain itu pasukan infanteri juga bakal dipersenjatai dengan senapan otomatis generasi teranyar buatan AS.

Bajak Laut dan Cina

Angkatan laut Malaysia sejauh ini banyak berurusan dengan operasi anti bajak laut di selat Malaka. Armada yang tersebar di enam pangkalan laut di selat Malaka misalnya didominasi oleh kapal patroli dan kapal cepat milik pasukan penjaga pantai. Sementara kapal korvet dan kapal selam Malaysia ditempatkan di pangakalan laut Teluk Sepanggar di utara Borneo, buat mengamankan Laut Cina Selatan.

Minim Pengalaman

Selain mengawal misi damai PBB, militer Malaysia tidak banyak mengantongi pengalaman bertempur. Insiden terbesar yang melibatkan Malaysia adalah pertempuran Mogadishu, saat pemberontak Somalia menyerbu pasukan elit AS yang diabadikan dalam film Black Hawk Down. Pasukan PBB yang ditugaskan menyelamatakan tentara AS yang disandera, kehilangan beberapa serdadu, termasuk seorang prajurit Malaysia. 
Sumber: http://www.dw.com/id/rahasia-kekuatan-militer-malaysia/g-19233209

Ngeriii,,,,,Razia Tanpa Plang dan Surat Tugas, Polantas kabur Dibubarkan Anggota TNI

Kericuhan terjadi saat belasan polisi dari Sat Lantas Polresta Medan dan PJR menggelar razia di Jalan Pancing simpang Jalan Tuasan, tepat di depan Sirkuit IMI. Selain warga yang kalang kabut dan sebagian berbalik arah, oknum TNI juga mengamuk.

Mengendarai Vixion, 3 oknum TNI berseragam lengkap dan membawa senjata laras panjang, menggeber-geber motornya di depan para Polantas yang sedang asik menyetop pengendara.



"Kau razia apa ini? Apa yang kalian razia? Mana plang razianya? Jangan suka hati main tilang dan minta duit saja,” bentak oknum TNI yang memakai jaket namun tampak laras panjangnya digendong.

Sontak sejumlah Polantas gugup. Sebagian merapat untuk menenangkan anggota TNI yang marah itu. "Sabar Bro, kan bisa kita selesaikan baik-baik," ujar salah seorang Polantas, coba mendinginkan.

Bukannya makin tenang, salah seorang anggota TNI memalangkan sepeda motornya di tengah jalan.

"Apa kau bilang sabar Bro, bukan Bro kau aku! Saudara kami kau tilang kau mintai duitnya, berani kali kau," ujar salah seorang anggota TNI yang memalangkan sepeda motornya ke tengah jalan.

Cekcok pun sempat terjadi. Bahkan salah seorang anggota TNI mendorong salah seorang Polantas dan memakinya.
Kericuhan itu sontak jadi tontonan warga. Banyak yang membela oknum TNI tersebut sambil bersorak. "Ayo Pak TNI, gas aja laler ijo itu, buat pengendara sini dan warga jadi kuatir," ujar salah seorang warga. Teriakan tersebut disambut sorakan warga.

Pengendara yang melintas jadi berhenti untuk melihat kericuhan. Seorang polantas kembali dimaki dan didorong. "Kau lihat aku, jangan kau atur terus jalan itu. Ini kau tilang udah saudara kami, cemana ini urusannya," ujar salah seorang oknum TNI tersebut.

Satu per satu Polantas menghindar. Bahkan ada yang langsung engkol sepeda motor dan pergi. Ada pula yang lawan arah dan ada yang pura pura berjalan sambil mendorong motornya dan di ujung jalan mengengkol motornya lalu kabur.

Seorang polisi berpangkat Ipda coba menenangkan. "Udah Pak, kita selesaikan saja ayok Pak di kantor," ujarnya menenangkan.

Karena malu dilihat warga dan pengendara, akhirnya para anggota TNI ini ikut. Seorang anggota TNI itu mengatakan kesal dengan main tilang Polantas. "Masa main tilang aja dia, kan lengkap motor saudara kami ini," ujarnya.

Ditanya dari kesatuan mana, para TNI ini bungkam. "Udah ya kami ke sana dulu urus motor ini," ujarnya.


Sumber: http://www.kawasannusantara.com/2016/05/ngeriiirazia-tanpa-plang-dan-surat.html

Jokowi Kader PKI Terselubung, Ini Kata Hendropriyono

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Jenderal (Purn) AM.Hendropriyono akhirinya angkat suara perihal merebaknya pesan menyesatkan melalui Whatsapp dan BBM yang menyebut dirinya sengaja menyembunyikan identitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kader Partai Komunis Indonesia (PKI).


Foto: nbcindonesia.com

Hendropriyono menilai pesan yang menebarkan kebencian tersebut merupakan fitnah. Berikut isi pesan bantahan lengkap Hendropriyono yang diterima rimanews, Sabtu (14/05/2016):

Assalamu'alaikum Wr Wb,
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air ytc, kalau di antara sdr ada yg menerima WA/BBM atau sejenisnya yg menebarkan kebencian, agar berhati-hati dan waspada. Sy baca ada yg mnyebut nama sy yg jls jls mrpkn fitnah.

Dlm mnghadapi PKI Gaya Baru bsm PGRS, sy kira sdh terbukti sy pertaruhkan nyawa sy. Sy pernah luka berat di medan tempur melawan psk mrk, yg melancarkan perang gerilya bersenjata. Bukan cm gembar- gembor saja. Musuh yg kt hadapi pd 1966-1974 adalah Pasukan Bara (Barisan Rakyat) PKI Gaya Baru dbp Sayid Ahmad Sofyan Al-Baraqbah yg berfusi dg PGRS (Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak) dbp trio Lim Fo Kui, Bong Kie Chock dan Bong Hon yg berpusat di hutan belukar perbatasan Kalbar RI-Kaltara Malaysia. Sejak wkt itu sp sekarang sy tdk pernah tahu bhw Pres RI kita adl PKI, krn setahu sy ktk PKI kt bubarkan dia msh bayi. Sy jg tdk tahu bhw stlh sy pensiun bgini lama, muncul PKI Gaya Baru lg. Aneh, jk sy skrg dituduh mnymbunyikan info, bhw Jokowi adalah PKI. Sbg rakyat biasa bukan pejabat yg dlm kapasitas khusus, bgm cara sy mnymbunyikan suatu info ? Utk itu mk sy mhn agr sdr-sdr para patriot bgs Indonesia waspada, bhw fitnah dmk dpt meresahkan masy generasi penerus yg awam thd sejarah kebangsaan kt.

Mhn sdr-sdr jgn membantu kejahatan tsb dg ikut menebarkan nya. Didelete saja hoax yg mrpkn senjata psikologis kaum anti Pancasila dan anti NKRI kt tercinta, dlm perang proxy di zaman cyber ini. Bgs kt msh mnghadapi ancaman nyata disintegrasi PAPUA dan adu domba antar umat Islam. Jgn kt biarkan sibuk dgn fitnah memfitnah. Sibuk pd bertengkar sendiri. Kt wajib mngajak kaum muda terutama, utk pegang teguh falsafah Pancasila sbg amanah dri para pendiri bgs dan prinsip yg tersirat dlm sesanti Bhineka Tunggal Ika. Jgn sebaliknya, malah ikut-ikut menebar SARA ( Perpecahan bgs krn Suku, Agama, Ras dan Antar golongan).

Rakyat Vietnam dll bgs ASEAN, bahkan Myanmar semakin melejit dlm mncapai keadilan dan kesejahteraan rakyatnya di dpn kt. Miris hati kita rasanya jk menyimak media sosial skrg ini. Bgs kt 'kan perlu lari cpt, utk mngejar ketinggalan yg semakin jauh dri bgs- bgs tetangga kt tsb. Knp msh hrs sibuk bertengkar trs ? Kead skrg adalah akibat keadaan sebelumnya. Generasi skrg mrpk tanggungjawab generasi sebelumnya. Jd jgn generasi tua kt ini salah mnyalahkan. Jgn kt mberi contoh generasi kini utk hidup curiga mencurigai..jgn fitnah memfitnah. Mari bergotongroyong utk mbangkitkan rakyat kt, agr sgr terlepas dri kurungan besi kemiskinan nya yg trs membara sp usia tua NKRI mnjelang 71 tahun ini. (rn)


Sumber: http://www.nbcindonesia.com/2016/05/jokowi-kader-pki-terselubung-ini-kata.html

Pangkalan Militer di Perbatasan Perlu Ditambah

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo menargetkan, wajah perbatasan berubah 1000 persen pada 2017 mendatang, dari kondisi yang ada saat ini. 



Karena itu sejumlah langkah pembangunan terus dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut.

“Misi BNPP dari presiden yaitu mempercepat pembangunan perbatasan. Lalu meningkatkan kemampuan nasional dalam perbatasan,” ujar Tjahjo dalam pidato sambutannya di Tasakuran Gedung baru BNPP di Jalan Kebon Sirih No. 3, Jakarta, Kamis (19/5).

Selain menggenjot pembangunan, pertahanan di perbatasan kata Tjahjo, juga penting diperkuat. Caranya, dengan menambah pangkalan-pangkalan militer. Hal ini perlu untuk menjaga kedaulatan Indonesia.
Sehingga ke depan, panglima armada laut kata Tjahjo, tidak ada lagi yang berfokus di Jakarta atau Surabaya. Namun di daerah-daerah perbatasan.

“Kalau belum bisa beli kapal induk, pulau-pulau terluar seperti Natuna (Kepri) Murotai (Maluku Utara) atau Bitung (Sulawesi Utara) dan Saumlaki (Maluku) dijadikan kapal induk (pusat pertahanan,red),” ujarnya.

Menurut mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini, BNPP nantinya akan menjadi koordinator yang menggerakan elemen-elemen tersebut untuk menjaga perbatasan.

“Perbatasan Indonesia ini masih rapuh, harus dijaga dengan baik. Perbatasan ini sumber masuknya narkoba dan kelompok radikalisme asing,” ujar Tjahjo.

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2016/05/20/413009/Pangkalan-Militer-di-Perbatasan-Perlu-Ditambah

Panglima TNI: Asing Ingin Kuasai Indonesia Karena Kaya Akan SDA, Mari Kita Bersatu!

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, perang tanpa bentuk atau "proxy war" saat ini mengancam Indonesia, sehingga semua pihak harus bersatu dalam mencegah dan melawannya.
"Perang tanpa bentuk mengancam Indonesia, karena negara-negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam)," kata Gatot Nurmantyo saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada Dies Natalis ke-57 Untan Pontianak, Kamis (19/05/2016).

Dia mengatakan dalam "proxy war" tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh negara lain.

Ia menjelaskan, perang tanpa bentuk tersebut sudah terbukti, dengan kasus lepasnya Timor-Timur dari NKRI. Timor-Timur diperebutkan oleh negara lain, karena di sana ada kekayaan SDA berupa "greater sunrise" yang letaknya antara Indonesia dan Timor-Timur.

Menurut dia, ada beberapa cara dalam mengatasinya, yakni modal NKRI yang mempunyai geografi daratan dan lautan yang kaya akan SDA agar dikelola dengan baik dan bermanfaat.

"Kemudian kita punya demografi, yakni kearifan lokal, yang juga harus dibarengi dengan revolusi mental, Pancasila sebagai pedoman hidup, serta dibutuhkan peran civitas dan akademika, serta mahasiswa dalam mencegahnya perang tanpa bentuk tersebut," kata Gatot.

Kemudian, solusi dalam mencegah perang tanpa bentuk, yakni Indonesia harus menjadi negara agraris, negara maritim, dan negara industri, sehingga kekayaan SDA tidak dijual dalam bentuk mentah ke luar, tetapi sudah dalam bentuk jadinya, serta didukung oleh para pemuda yang harus menjadi agen perubahan dan pemersatu bangsa, katanya.

Menurut Gatot, saat ini sekitar 70 persen konflik yang ada di dunia adalah latar belakang energi minyak, yang diprediksi juga akan habis.
Baca: Panglima TNI: Asing Ingin Kuasai Indonesia

Selain itu, dengan strategisnya wilayah NKRI juga pemicu rawan konflik, karena akan diperebutkan oleh negara-negara lain, seperti konflik atau perang dalam perebutan pangan, air, dan energi yang itu semuanya ada di Indonesia.

Gatot mengutif pernyataan dari Presiden Soekarno, yakni kekayaan alam Indonesia suatu hari nanti akan membuat iri negara-negara di dunia, kemudian pernyataan Presiden Joko Widodo, yakni kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka kita.

"Kalau mulai sekarang kita tidak berhati-hati dan bersatu maka tunggu ancamannya, sehingga mari kita bersatu dalam mencegah perang agar tidak lagi mengancam Indonesia," katanya. (rn)

[Sumber: NBCIndonesia.com]

Panglima TNI: Asing Ingin Kuasai Indonesia

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, perang tanpa bentuk atau "proxy war" saat ini mengancam Indonesia, sehingga semua pihak harus bersatu dalam mencegah dan melawannya.

"Perang tanpa bentuk mengancam Indonesia, karena negara-negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam)," kata Gatot Nurmantyo saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada Dies Natalis ke-57 Untan Pontianak, Kamis (19/05/2016).

Dia mengatakan dalam "proxy war" tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh negara lain.

Ia menjelaskan, perang tanpa bentuk tersebut sudah terbukti, dengan kasus lepasnya Timor-Timur dari NKRI. Timor-Timur diperebutkan oleh negara lain, karena di sana ada kekayaan SDA berupa "greater sunrise" yang letaknya antara Indonesia dan Timor-Timur.

Menurut dia, ada beberapa cara dalam mengatasinya, yakni modal NKRI yang mempunyai geografi daratan dan lautan yang kaya akan SDA agar dikelola dengan baik dan bermanfaat.

"Kemudian kita punya demografi, yakni kearifan lokal, yang juga harus dibarengi dengan revolusi mental, Pancasila sebagai pedoman hidup, serta dibutuhkan peran civitas dan akademika, serta mahasiswa dalam mencegahnya perang tanpa bentuk tersebut," kata Gatot.

Kemudian, solusi dalam mencegah perang tanpa bentuk, yakni Indonesia harus menjadi negara agraris, negara maritim, dan negara industri, sehingga kekayaan SDA tidak dijual dalam bentuk mentah ke luar, tetapi sudah dalam bentuk jadinya, serta didukung oleh para pemuda yang harus menjadi agen perubahan dan pemersatu bangsa, katanya.

Menurut Gatot, saat ini sekitar 70 persen konflik yang ada di dunia adalah latar belakang energi minyak, yang diprediksi juga akan habis.

Selain itu, dengan strategisnya wilayah NKRI juga pemicu rawan konflik, karena akan diperebutkan oleh negara-negara lain, seperti konflik atau perang dalam perebutan pangan, air, dan energi yang itu semuanya ada di Indonesia.

Gatot mengutif pernyataan dari Presiden Soekarno, yakni kekayaan alam Indonesia suatu hari nanti akan membuat iri negara-negara di dunia, kemudian pernyataan Presiden Joko Widodo, yakni kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka kita.

"Kalau mulai sekarang kita tidak berhati-hati dan bersatu maka tunggu ancamannya, sehingga mari kita bersatu dalam mencegah perang agar tidak lagi mengancam Indonesia," katanya. Sumber: RimaNews.com

CHINA AKAN JADIKAN INDONESIA SEBAGAI AFRIKA KE-2, SELAMAT DATANG DI PERANG ASIMETRIS

Informasi ini bersumber dari group Ro Ops Polda Lampung

Sebagai info dan renungan bangsa Indonesia....

■ Perang Asimetris merupakan metode peperangan gaya baru secara non militer, tetapi memiliki daya hancur tidak kalah hebat bahkan dampaknya lebih dahsyat dari perang militer.

Hanya Ilustrasi


◆ Sasaran Perang Asimetris ini ada tiga :

1. Membelokkan sistem sebuah negara sesuai arah kepentingan kolonialisme/kapitalisme.
2. Melemahkan ideologi serta mengubah pola pikir rakyat.
3. Menghancurkan 'food security' (ketahanan pangan) dan 'energy security' (jaminan pasokan dan ketahanan energi) sebuah bangsa, selanjutnya menciptakan ketergantungan negara target terhadap negara lain dalam hal 'food and energy security'.

◆ Bentuk "Perang Asimetris" diantaranya melalui "mengubah kebijakan negara sasaran" dengan ciri non kekerasan.

● Pertanyaannya kini, “Bagaimana modus Perang Asimetris yang sering dilakukan oleh Cina?”

◆ Sejak reformasinya, Cina mengalami masa transformasi dan konvergensi ke arah kapitalisme yang melahirkan
'One Country and Two System', yakni sistem negara dengan elaborasi ideologi sosialis/komunis dan kapitalis.
* Dengan kata lain, model perekonomian boleh saja bebas sebagaimana kapitalisme berpola mengurai pasar, namun secara politis tetap dalam kontrol negara cq Partai Komunis Cina.

* Artinya, para pengusaha boleh didepan membuka ladang-ladang usaha diluar negeri, tetapi ada 'back up' militer (negara) dibelakangnya.

◆ Itulah titik poin konsepsi 'One Country and Two System' yang kini tengah dijalankan oleh Cina di berbagai belahan dunia.

◆ Ciri lain Cina dalam menerapkan reformasi politiknya, jika kedalam gunakan "pendekatan Naga" terhadap rakyatnya, sangat keras, tegas, bahkan tanpa kompromi demi stabilitas internal negeri. Sebaliknya ketika Cina melangkahkan kaki keluar, tata cara diubah menerapkan "pendekatan Panda" (simpatik), dalam bentuk :

* Menebar investasi atau “bantuan dan hibah” dalam wujud pembangunan gedung-gedung, infrastruktur dan lainnya, sudah barang tentu dengan persyaratan “tersirat” -nya yang mengikat.

◆ Pendekatan Panda merupakan ruh atau jiwa pada model "perang asimetris" yang sering dikerjakan oleh Cina.

■ 'Turnkey Project Management', adalah sebuah model "investasi asing" yang ditawarkan dan disyaratkan oleh Cina kepada negara peminta dengan “sistem satu paket,” artinya :

* Mulai dari 'top management', pendanaan, materiil dan mesin, tenaga ahli, bahkan metode dan tenaga (kuli) kasarnya di 'dropping' dari Cina.

◆ Modus Turnkey Project ini relatif sukses dijalankan di Afrika sehingga warganya migrasi besar-besaran bahkan tak sedikit yang menikah dengan penduduk lokal. Mereka menganggap Afrika kini sebagai tanah airnya kedua.

● Beberapa investasi Cina di Indonesia, sebenarnya telah menerapkan modus ini. Memang bukan barang baru, karena sejak dulu sudah berjalan antara lain :

● Pembangunan pembangkit tenaga listrik di Purwakarta, hampir semua tenaga kerja mulai dari direksi hingga kuli bangunan didatangkan dari negeri Cina.

● Demikian juga yang akan terjadi di Medan, Cina membawa sekitar 50.000 orang tenaga kerjanya dari Cina.

● Bila investasinya di Medan saja mendatang kan sekitar 50.000-an orang, lalu berapa warga lagi bakal migrasi melalui investasi Cina pada 24 pelabuhan laut, 14 pelabuhan udara dan sekitar 8000-an Km jalur Kereta Api di Indonesia, selain rencana mempererat hubungan bilateral Cina - Indonesia menargetkan pertukaran sepuluh juta warganya dalam berbagai bidang pada dekade 2020 an nanti.?
◆ Rencana tersebut tentu berpeluang menimbulkan persaingan budaya antara warga Cina dengan pribumi. Bisa terjadi pertarungan untuk mempertahankan siapa lebih dominan, mengingat jumlah 10 juta jiwa itu bukan sedikit.

◆ Bila dikaitkan dengan pemahaman "Perang Asimetris" dan kebijakan "One County and Two System" nya, maka "Turnkey Projek Manajement",
pada hakekatnya merupakan "Perang Asimetris" sebagai strategi Cina untuk menguasai Indonesia secara non militer.

* Secara perlahan memasukkan warganya ke Indonesia, kemudian mendesak keluar warga pribumi Indonesia pada peran di sektor-sektor strategis di Indonesia diganti warga Cina, hingga akhirnya, pemilik Indonesia bukanlah orang-orang keturunan nusantara, tetapi orang-orang Cina.
■ Pertanyaan sederhana :
* Apakah Pemerintah tidak mengetahui Skenario ini sebagai Ancaman Negara atau justru merupakan bagian dari Skenario ini ?

◆ Jawabannya adalah :

* 'Let them think, let them decide' (biarlah rakyat berfikir dan biarkan rakyat memutuskan) dalam menilainya sebagai "pemilik kedaulatan" dan "pemberi "mandat".
ALERT!
Info dari Banten dan Papua
Di Bayah, Provinsi Banten, menurut kesaksian seorang karyawan yang masih bekerja disana, sudah beberapa bulan ini tengah dikerjakan suatu proyek infrastruktur besar dimana para pekerjanya didatangkan langsung dari China.
“Para pekerjanya orang-orang China.
Tapi orang-orang itu sepertinya tidak berpendidikan, jorok-jorok. Tidak bisa berbahasa Indonesia, tidak bisa baca tulis.
     Sepertinya, mereka ini dari golongan masyarakat paling bawah di RRC sana dan dikirim ke sini,” ujar sumber Eramuslim.
Ketika ditanya apakah para pekerja kasar itu akan dikembalikan ke RRC, negeri tempat asalnya, setelah proyek ini berakhir, narasumber eramuslim yang dekat dengan petinggi proyek itu menggelengkan kepala.
“Belum tahu, tapi sepertinya tidak.
     RRC itu surplus penduduk, dan sepertinya mereka sengaja mengekspor orang-orangnya yang tidak berpendidikan ke Indonesia untuk nanti bisa tinggal disini. Saya sedih melihat kelakuan pejabat-pejabat kita yang sama sekali tidak punya rasa nasionalismenya sekarang ini…”.

Papua Diserbu Tenaga Kerja China

Ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China didatangkan untuk bekerja di Pabrik Semen Maruni, Distrik Manokwari Selatan. Jumlahnya sudah ratusan, tidak pakai visa tenaga kerja asing, semua visa wisata, sementara yang dipulangkan karena paspornya bermasalah. Jadi pemicu konflik di masyarakat lokal Papua, sebab sampai pekerjaan kasar seperti buruh bangunan juga asli dari China. (Baca: Kedatangan (Serbuan) Tenaga kerja China Picu Konflik Di Papua).
Itu baru di Banten dan Papua.

Belum lagi di banyak daerah. Sebab itu jangan heran jika sekarang ini dimana-mana banyak berkeliaran orang-orang Cina.

Rekayasa demografi.

Akankah anak bangsa akan terus asyik menggosok batu akik saja tanpa memikirkan anak cucu kita kelak? (Apa batu akik di grand design kemunculannya ?) ......

Utang Tembus Rp 3.271 Triliun, Pemerintah RI Diminta Waspada

Pemerintah Republik Indonesia diminta waspada. Pasalnya, realisasi posisi utang telah mencapai Rp 3.271,82 triliun per Maret 2016 yang disebut sebagai level “mengerikan”.

"Ini peringatan buat Indonesia jangan menerbitkan utang terus. Nilai Rp 3.271 triliun itu sudah mengerikan. Itu uang yang banyak sekali karena jumlahnya naik terus," kata Pengamat Valas Farial Anwar seperti dikutip Liputan6, Kamis (12/5/2016).



Untuk itu, pemerintah diminta meningkatkan penerimaan negara dibanding kerap menerbitkan surat utang.

Data Ditjen Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan menunjukkan, total utang pemerintah pusat mencapai Rp 3.271,82 triliun, naik Rp 75,21 triliun dari posisi Februari Rp 3.196,61 triliun. Sementara posisi di akhir 2015 mencapai Rp 3.098,64 triliun.

Dari Produk Domestik Bruto (PDB), rasio utang sebesar 26,7 persen-27 persen. Sedangkan ambang batas aman utang 60 persen terhadap PDB.

Namun Farial mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada rasio utang yang masih rendah dari PDB. Karena dilihat dari nilai utang sudah dalam kategori mengkhawatirkan.

Farial mengingatkan agar apa yang dialami Yunani tidak menimpa Indonesia. Sebab jika hanya memandang prosentase hutang masih aman sehingga terus berhutang, saat krisis bisa gagal bayar seperti yang dialami Yunani.

Lebih jauh Farial mengkritisi pemerintah yang gemar berutang dengan berbagai cara. Mulai penerbitan surat utang, utang bilateral hingga multilateral. [Sumber: Siyasa/Tarbiyah.net]

TNI AU Incar Pesawat Militer Airbus A400M Seharga Rp. 2,6 Triliun

Kementerian Pertahanan berencana membeli beberapa militer pesawat angkut kelas berat Airbus A400M. Pesawat A400M adalah pesawat angkut Airbus yang paling bermasalah.



Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan kepada kantor berita Reuters rencana pembelian beberapa pesawat angkut militer teranyar milik Airbus. Satu pesawat A400M harganya sekitar 2,5 triliun Rupiah.

"Saya punya rencana membeli A400 dari Eropa ... tetapi hanya sejumlah kecil. Tidak perlu membeli banyak," kata Menteri Ryamizard Ryacudu tanpa rincian lebih lanjut.

A400M adalah pesawat Airbus yang paling bermasalah. Pembuatannya terus-menerus mengalami keterlambatan dan anggarannya beberapa kali direvisi sehingga membuat pemesan di eropa, antara lain militer Jerman Bundeswehr kesal.

Foto Arsip Cockpit A400M

Satu pesawat A400M jatuh di Spanyol tahun lalu dan menewaskan empat awak pesawat. Beberapa negara lalu menghentikan sementara pengoperasian pesawat itu.

Seorang juru bicara dari Airbus Defence and Space, yang bertanggung jawab untuk produk militer perusahaan dirgantara Eropa itu mengatakan Reuters lewat mail, Airbus tidak bisa mengomentari promosi penjualan tertentu, tapi perusahaan itu "cukup yakin " angka penjualan A400M meniongkat di Asia Tenggara.

Satu-satunya negara di luar Eropa yang saat ini mengoperasikan A400M adalah Malaysia, setelah Afrika Selatan tahun 2009 membatalkan pesanannya. Negara pengguna A400M saat ini adalah Jerman, Prancis, Turki, Amerika Serikat, dan Malaysia.

Foto Arsip Airbus A400M

A400M dikembangkan oleh tim dari Spanyol dan enam negara Eropa lainnya - Belgia, Inggris, Perancis, Jerman, Luksemburg dan Turki - dengan biaya 20 miliar euro ($ 23000000000). Semua negara itu adalah anggota NATO.

Pesawat A400M mengisi celah pasar pesawat angkut militer, antara pesawat Lockheed Martin C-130 Hercules berukuran kecil, yang juga banyak beroperasi di Indonesia, dan pesawat Boeing C-17 kargo jet yang lebih besar.

Menhan Ryacudu juga mengatakan, pemerintah juga sudah menyetujui pembelian delapan jettempur buatan Rusia jenis Sukhoi Su-35. Dia menambahkan, harganya saat ini sedang dinegosiasikan.

Pesawat Airbus A400M jatuh di selatan Spanyol ketika melakukan uji coba terbang, 9 Mei 2015

Indonesia awalnya berencana membeli sekitar 12 jet tempur Rusia untuk menggantikan pesawat Northrop F-5 yang sudah tua. Jet tempur baru itu akan melengkapi armada pesawat tempur F-16, Sukhoi Su-27 dan Su-30, yang merupakan tulang punggung armada tempur TNI Angkatan Udara.

Menguji Senjata Baru Pindad Untuk Operasi Militer Khusus

PT Pindad meluncurkan amunisi versi terbaru kaliber 5.56 mm sub-sonic. Amunisi kaliber kecil ini memiliki kebisingan rendah dan sangat baik digunakan dalam operasi-operasi militer khusus.



"Ini kan silent, senyap, menyusup sangat cocok untuk operasi-operasi khusus," ucap Silmy di Lapangan Tembak 1.000 meter milik PT Pindad, Turren, Malang, Rabu (11/5/2016).

Silmy menambahkan, amunisi subsonic tekanannya tidak sama dengan peluru biasa. Pengguna pun tidak perlu melakukan kokang ulang saat menembak.


SS2 V7
© 2016 money.id/Istimewa

Selain amunisi 5.56 mm subsonic, PT Pindad juga meluncurkan senjata SS2 V7 Subsonic. Diharapkan senjata dan amunisi terbaru ini dapat menjadi produk yang dapat membawa nama baik Indonesia di bidang industri strategis.

"Jadi hari ini kita launching SS2 Subsonic dan peluru 5.56 subsonic. Kita bertugas untuk kemandirian, untuk pembelian kita harapkan Kemhan maupun users (pengguna) dapat memilih produk-produk yang dibuat oleh anak bangsa," harapnya.

Tim Money.id berkesempatan melihat pengujian SS2 V7 Subsonic dan Munisi 5.56 mm yang langsung dicoba oleh mantan anggota Komite Kebijakan Industri Pertahanan ini. Dua peluru ini nyaris tak terdengar saat ditembakkan ke plat baja yang sudah disiapkan.

Selesai pengujian, Silmy pun memperlihatkan video pengujian senjata MP7, silencer dan munisi subsonic yang pernah ia coba. Perbedaan kebisingan udara pun terlihat, SS2 V7 dan amunisi 5.56 mm subsonic buatan PT Pindad dinilai lebih baik.

"Ini hari pertama kali saya coba langsung amunisi subsonic. Saya pernah mencoba MP5 dan MP7 menggunakan silencer dan peluru subsonic. Setelah pengujian hari ini saya sangat terkejut karena ekspetasi saya awalnya tidak begitu senyap," imbuhnya.

SS2 V7 dan amunisi 5.56 mm Subsonic akan segera dilakukan sertifikasi agar bisa diproduksi massal. Meski belum menyiapkan target, PT Pindad optimis 2 produk barunya ini akan menjadi batu loncatan menuju kemandirian. Sumber: money.id

Produk Militer Indonesia Pukau Pasar Timur Tengah

Produk industri strategi buatan Indonesia dipamerkan pertama kali di Amman, Yordania. Banyak pihak yang tertarik dengan produk unggulan karya anak bangsa.

Untuk pertama kalinya produk-produk ini ditampilkan dalam pameran industri pertahanan dan keamanan berskala internasional, "The 11th Special Operations Forces Exhibition and Conference (SOFEX)". Pameran ini dibuka oleh Raja Yordania, Abdullah II pada 10 Mei 2016, dan akan berlangsung hingga 12 Mei 2016, di Amman, Yordania.



PT Pindad akan mewakili Indonesia dalam pameran kali ini. Partisipasi Indonesia ini dimaksudkan untuk mengenal pasar, melihat peluang, dan aktif dalam promosi industri strategis Indonesia di Timur Tengah," ujar Dubes RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah merangkap Negara Palestina, Teguh Wardoyo, dalam keterangan tertulis KBRI Amman, yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (11/5/2016).

KBRI Amman telah memfasilitasi penyewaan booth yang berlokasi di Hall 3 nomor A 302 di area pameran King Abdullah I Airbase, Marka, Yordania.

Baca: Inilah 5 Fakta Kehebatan TNI AU yang Membuat Indonesia Membusungkan Dada

Pada booth Indonesia tersebut, PT Pindad menampilkan produk-produk unggulannya, seperti Senapan Serbu 2 (SS2 V4 HB & SS2 V5 Comando), Pistol G2 Elite dan G2 Combat, Senapan Sniper (SPR2 dan SPR3), dan Senapan Anti Teror PM2. PT Pindad juga membawa mock up beberapa produk kendaraan andalannya, yaitu Panser Anoa, Kendaraan Taktis Komodo, dan Tank Boat.

Di samping itu, PT Pindad juga memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan uji coba senjata dan munisi pada pameran tersebut.

Selain PT Pindad yang membawa langsung produk-produknya ke Yordania untuk dipamerkan, beberapa industri strategis tanah air, yaitu PT Dirgantara Indonesia, PT PAL dan PT Sritex turut berpartisipasi dengan menyediakan brosur-brosur produk unggulan dan profil perusahaan yang dibagikan kepada para pengunjung pameran.



Pangeran Feisal bin Al Hussein selaku President of SOFEX Supreme Steering Committee menyatakan sangat sangat kagum atas perkembangan industri strategis Indonesia. Hal tersebut disampaikan Pangeran Feisal ketika berkunjung ke paviliun Indonesia yang langsung diterima oleh Duta Besar RI, Teguh Wardoyo dan di dampingi oleh Direktur Komersial PT. Pindad Widjajanto, yang sekaligus turut menjelaskan mengenai produk-produk yang ditampilkan.

"Pangeran Feisal menyatakan ketertarikannya kepada Senapan Sniper SPR2 dan akan mencoba kemampuannya di lapangan tembak dekat lokasi pameran," sebut Dubes Teguh.

"Selain Petinggi Militer Yordania, Menteri Pertahanan dan Kepala Staf Tentara Kazakhstan, Jenderal Zhasuzakov Sakin dan Panglima Tentara Kuwait Letnan Jenderal Mohammad Khaled Al-Kheder, yang masing-masing didampingi delegasi militernya menyatakan sangat tertarik terhadap produk-produk PT. Pindad. Mereka langsung menugaskan stafnya untuk mengatur pertemuan lanjutan, sekaligus mengundang PT Pindad untuk
datang ke Kazakhstan dan Kuwait," pungkas Dubes Teguh.

Pameran SOFEX yang diinisiasi oleh Raja Abdullah II, diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan telah berlangsung sejak tahun 1996. Pameran ini telah menarik perhatian begitu banyak pelaku industri pertahanan dan keamanan global sehingga mereka berpartisipasi menampilkan produk-produk andalan dari masing-masing negara.

Penyelenggaraan SOFEX 2016 ini diikuti lebih dari 400 perusahaan yang bergerak di industri pertahanan baik lokal, regional dan internasional dari 47 negara.

Ketua panitia penyelenggara, Amer Tabbah, dalam laporan pembukaan menyampaikan bahwa dalam acara pembukaan ini terdapat lebih dari 1.000 orang merupakan delegasi resmi, termasuk di antaranya sekitar 30 orang pejabat setingkat menteri dari berbagai negara di antaranya, Menteri Pertahanan, Panglima Angkatan Bersenjata, Panglima Operasi Khusus, dan pejabat-pejabat penting lainnya. Diharapkan pejabat Indonesia khususnya terkait industri strategis kiranya berkenan hadir pada SOFEX 2018 mendatang, guna melihat peluang pasar sekaligus mempromosikan kehebatan karya Indonesia.

Sumber: Metrotvnews.com

Prajurit TNI Ajari Anak-anak Papua Mengaji

Personel TNI yang menjaga perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini tak hanya melakukan pengamanan wilayah saja. Para prajurit itu ternyata juga menjadi guru mengaji bagi anak-anak di wilayah Kabupaten Keerom, Papua.



Dikutip Dream dari laman tniad.mil.id, Rabu 20 Mei 2015, prajurit TNI mengajarkan baca dan tulis Alquran, terutama Iqro bagi anak-anak masyarakat di sekitar Musala Pos Wembi. Kegiatan ini dilakukan setiap hari, mulai pukul 16.00 WIT sampai 16.30 WIT. Kegiatan ini merupakan salah satu tugas teritorial, selain tugas pokok yaitu pengamanan perbatasan.

Pos Wembi merupakan salah satu pos dari Satgas Yonif 400/Raider, yang berada di antara Kampung Wembi dan Kampung Piyawi. Penduduk wilayah ini merupakan masyarakat asli dan pendatang. Mereka hidup berdampingan, walau berbeda suku agama.

Salah satu prajurit TNI yang menjadi pengajar, Pratu Suprat, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan niat mulia untuk mengajak anak-anak masyarakat untuk bergabung menuntut ilmu agama Islam. Sebelum dijalankan, kegiatan ini dilaporkan terlebih dahulu kepada Komandan Pos (Danpos), Kapten Inf Manashe Lomo. "Ternyata Danpos sangat antusias dan mempersilakan kegiatan tersebut untuk dilaksanakan," ungkap Suprat.

Baca: Mabes TNI Tegaskan Komunisme Haram

Menurut dia, anak-anak di sekitar Musala Pos Wembi tak hanya diajari membaca dan menulis Alquran. Melainkan juga amalan-amalan lainnya. "Selain kami ajarkan cara membaca Alquran, kami juga ajarkan beberapa Salawat di sela-sela kegiatan, selain itu juga kami berikan wawasan tentang berbangsa dan bernegara," ujar Suprat.

"Secara pribadi, sebagai seorang muslim, saya merasa senang di sela-sela tugas pokok yaitu menjaga wilayah darat perbatasan RI-PNG, saya masih mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu dengan mengajar mengaji di daerah perbatasan, kami rasakan kesulitan mengenai fasilitas belajar mengajar bagi masyarakat di daerah perbatasan," tambah dia.

Sementara itu, Pratu Arif, menambahkan bahwa anak-anak dan para orang tua sangat antusias dengan kegiatan belajar ini. Kegiatan ini telah mendorong masyarakat sekitar untuk bergotong royong memperbaiki musala.

"Masya Allah sekarang kondisi Musala di Pos sudah nyaman untuk digunakan sebagai tempat ibadah. Berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas adalah motto kami didalam melaksanakan tugas sehari-hari, dan semata-mata untuk mendapat ridho dari Allah SWT," kata Arif.

"Sebagaimana dicontohkan oleh Rosullullah SAW bahwa "sampaikanlah walau satu ayat" . Itu menjadi penyemangat bagi kami untuk selalu ber-amar maruf nahi mungkar. Agar hidup ini Insya Allah menjadi bermanfaat bagi orang lain," tambah Arif. (ism) Sumber: Dream.co.id

Dunia Bengong! Indonesia Ekspor Kapal Perang SSV Tercanggih Ke Filipina

PT PAL Indonesia segera meluncurkan satu unit kapal perang pesanan Filipina jenis "Strategic Sealift Vessel"(SSV), yang proses pengerjaannya sudah mencapai 90 persen, pada 18 Januari 2016.

Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Edy Widarto mengatakan, peluncuran tersebut rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo, sebab menjadi catatan sejarah Indonesia yang kali pertama melakukan ekspor kapal jenis perang.



"Kita masih menunggu konfirmasi dari beliau (presiden), sebab peluncuran atau 'launching' ini sekaligus menjadi bagian dari uji coba pertama bagi kapal perang buatan anak bangsa," kata Edy seperti ditulis Antara, Selasa (29/12).

Dalam peluncuran nanti, kapal perang canggih itu akan diuji coba untuk mengapung di laut, serta kekuatan daya tahan kapal terhadap musuh, ditambah fungsi sejumlah peralatan canggih yang ada di dalam manifest kapal.

"Setelah peluncuran, kemudian kita sempurnakan dengan melakukan pengecatan sesuai pemesan dan menyambung lagi beberapa komponen peralatan listrik," ucapnya.

Dengan begitu, kata Edy, satu unit kapal tersebut akan siap diserahkan secara resmi kepada pemerintah Filipina pada Mei 2016.

Baca:

Dalam peluncuran itu akan dilakukan beberapa agenda besar, seperti peluncuran kapal jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) pesanan TNI Angkatan Laut, serta peletakan blok kapal perang kedua pesanan Filipina.

"Filipina memesan dua unit kapal perang 'Landing Platform Deck' (LPD) jenis SSV kepada Indonesia. Pada saat peluncuran, kapal pertama kita lakukan peletakan blok untuk pesanan tahap kedua," katanya.

Kapal pesanan Filipina itu didesain dengan panjang 123 meter, lebar 21,8 meter dan mampu mengangkut 500 pasukan serta bobot hingga 10.300 ton, serta mempunyai kecepatan atau dapat melaju selama 30 hari dengan jarak 9.360 mil laut dengan kecepatan maksimal 16 knot.

Selain itu, kapal perang buatan anak negeri tersebut juga mampu membawa dua helikopter, dan mengangkut kapal "landing craft utility" (LCU) serta sejumlah tank perang hingga truk militer.

SUMBER : BERITAMIDAS.COM

Mengintip Kekuatan Dan Kesiapan Militer Turki Hadapi Ancaman (Foto)

Profile pasukan Turki. Presentasi berupa gambar-gambar. Kami gabungkan dengan tulisan Ustadz Nandang Burhanudin. Negara Turki adalah negara yang otomatis dikelilingi wilayah bermasalah, sejak negara-negara tetangganya terlibat konflik, mulai dari Krisis Cyprus, Bosnia, Serbia, Kossovo, Chechnya, Yunani, Israel, Palestina, Lebanon, Georgia, Ukraina, Iraq, Suriah, ISIS, pemberontak komunis PKK dan sekarang Rusia. Belum rongrongan pihak oposisi internal dalam negeri.



Karena itu Angkatan bersenjata Turki adalah kekuatan yang saat ini sedang digarap untuk memasuki level kekuatan yang besar.
.
Turki dan Pengucilan
Nandang Burhanudin

(1) Menjadi putih di tengah kelam hitam adalah nista. Perhatikan peci hitam saat ada warna putih menempel. Disingkirkan bukan?

(2) Turki benar-benar berada di posisi putih. Namun dunia terlampau kelam. Erdogan dibuat salah tingkah.

(3) Ancaman Rusia ternyata bukan main-main. Sejarah masa lalu Otthoman vs Kekaisaran Rusia, kini kembali di panggung modern.

(4) UE dan AS membiarkan Rusia menguasai kembali Crimea dan memberi keleluasaan Rusia di laut Hitam.

(5) AS dan UE pun berpangku tangan ketika Rusia show of force di Syiria. Tanpa pernah menyentil walau dengan kata-kata.

(6) Hal yang sama dengan Iran. Negara yang di awal revolusi selalu mengatakan Rusia nista, AS setan besar. Tapi kini?

(7) Iran leluasa memperkaya uranium. Rusia menjadi back up utama Iran dalam hal logistik, senjata, dan teknologi.

(8) Bacalah sejarah. Iran dan Rusia adalah negara pengganggu Kekhalifahan Utsmani.

(9) Barat selalu bermika dua. Di depan mendukung Turki. Di belakang menelikung dan menikam terhujam

(10) Belum ancaman ISIS yang semakin mengincar Turki. Senjata ISIS canggih. Mereknya dari AS dan Rusia.

(11) Turki sibuk mencari teman. Namun dunia kelam tak lagi terbuka untuk menjadi teman.

(12) Bergabung dengan koalisi negara Muslim. Tapi Turki dihadapkan pada fakta: Mesir, Emirates Arab adalah negara yang menjadikan IM sebagai teroris.

(13) Padahal yang ditentang Turki adalah: 1. Dikatorisme Assad. 2. Kudeta berdarah AsSisi di Mesir. 3. Kebiadaban Israel di Palestina.

(14) Maka. Jangan salahkan bila Turki masih setia dengan perjanjian-perjanjian Turki di masa lalu. Baik masa Otthoman maupun masa Kemal AtTatruk.

(15) Bayangkan. Apa jadinya bila Turki bukan anggota NATO? Bayangkan bila Turki tidak menjaga hubungan baik dengan AS, Inggris.

(16) Turki masih perlu waktu untuk menjadi negara superpower lagi. Saat ini, sekadar bisa bertahan dari gempuran ISIS, Rusia, pemberontak PKK, ancaman Iran, dan kepongahan Israel sudah luar biasa.

(17) Jangan nyuruh-nyuruh dulu Turki memerangi Israel. Selama tetangga-tetangga Turki dan umat Islamnya, masih berprinsip; "Erdogan. Pergi dan seranglah. Di sini kami diam."



Kendaraan Panser ACV Buatan FNSS Turki yang dapat berjalan di air





Wahana Tanpa Awak Mini (Mini UAV) buatan Turki BAYRAKTAR





Perangkat Manajemen Tempur "Genesis" rancangan Turki di dalam Kapal Perang Modern





Bom Thermobarik, dengan asas kerja menghisap udara (vacuum) dan menyebarkan pembakar, Turki sudah mampu membuat dan mempunyai Bom Thermobarik dalam inventaris persenjataannya





Roket Balistik Yildirim, saat ini Turki sudah mempunyai Roket yang berjarak jangkau 2.500 Km



*sumber: Sahabat Erdogan

Jika Korut Perang dengan Korsel, Diperkirakan 1 Juta Orang Tewas

PYONGYANG – Rencana Pemerintah Korea Utara (Korut) mengobarkan api perang dengan Korea Selatan (Korsel) diperkirakan akan menewaskan lebih dari 1 juta orang. Informasi tersebut disampaikan oleh Victor Cha, salah satu penasihat di Gedung Putih.



Meskipun rakyat Korut saat ini berada dalam kondisi kekurangan makanan, sang pemimpin tertinggi Kim Jong-un justru merencanakan dan mempersiapkan personel militernya untuk melakukan invasi besar-besaran ke wilayah Korsel.

Bahkan, Kim Jong-un telah membuat replika Istana Kepresidenan Korsel. Hal itu bertujuan untuk melatih pasukan militernya agar dapat menggempur tempat tersebut.

Baca: Delapan Fakta Mengerikan Militer Korea Utara

Sebagaimana diwartakan Express, Selasa (3/5/2016), invasi terhadap wilayah Korsel diperkirakan membutuhkan biaya hingga USD1 miliar. Kemudian serangan itu disebut bisa menyebabkan sejumlah kerusakan yang jika ditaksir mencapai USD1 triliun.

Dalam bukunya, Victor Cha bahkan mengungkapkan invasi Korut akan dimulai dengan melakukan serangan udara pada dini hari dan melakukan pendaratan sepanjang pantai. Sejumlah prasarana seperti jembatan dan pembangkit listrik serta jaringan komunikasi akan dihancurkan. Penghancuran fasilitas umum tersebut bertujuan untuk melumpuhkan masyarakat Korsel.

(FIK)
okezone
http://www.detikmiliter.com/2016/05/jika-korut-perang-dengan-korsel.html

Pengamat: Militer AS Kalah Saing dari Pasukan China-Rusia

Seorang analis militer Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pasukan AS telah kalah saing dari Rusia dan China. Bahkan, kemajuan pesat militer Rusia dan China merupakan tantangan dan ancaman serius bagi militer AS.

Kehadiran militer China di Laut China Selatan (LCS) merupakan sebuah ancaman. Apalagi, Negeri Tirai Bambu tersebut dapat saja sewaktu-waktu mengerahkan pasukan militer ke perairan LCS dalam waktu singkat untuk mengadakan operasi militer.



“Sejak perang dingin berakhir, militer AS tidak pernah benar-benar melawan para musuhnya yang memiliki persenjataan dengan tingkat presisi tinggi,” ungkap senior analis AS untuk Kebijakan Strategis dan Keuangan, Mark Gunzinger, sebagaimana dikutip dari PressTV, Selasa (3/5/2016).

Pemerintah Rusia dan China baru-baru ini melakukan uji coba misil dengan hulu ledak super sonik yang dapat menghindari sistem pertahanan misil canggih. Selain itu, Pemerintah Beijing juga berhasil menerbangkan kendaraan luncur hipersonik DF-ZF. Kendaraan itu disebut dapat terbang lima kali lebih cepat dari kecepatan suara dan dapat mengirimkan hulu ledak nuklir di seluruh penjuru dunia hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Bahkan, pasukan Russian Strategic Missile Force dilaporkan melakukan uji coba peluncuran misil balistik antar benua (ICBM). Misil tersebut diluncurkan pada 22 April 2016 dan dikabarkan untuk menguji misil jelajah jenis hipersonik.

“Kita dapat melihat sejumlah teknologi canggih udara China dan Rusia sedang berkembang. Mereka mengalami kemajuan tidak hanya dalam bidang teknologi siluman, tapi juga dalam bidang aerodinamis, radar udara, dan persenjataan (udara ke udara serta udara ke darat),” ujar analis senior angkatan laut di Institut AS dalam Bidang Studi Perang.

Sumber: Newsokezone

Delapan Fakta Mengerikan Militer Korea Utara

Akhir-akhir ini Korea Utara semakin gencar memperkuat pasukan militer mereka. Bahkan, seperempat dan sepertiga dari anggaran negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un itu dibelanjakan untuk kebutuhan militer. Setidaknya Korea Utara memiliki lebih dari satu juta tentara aktif dan cadangan, ribuan pesawat serta ribuan tank.

Menurut rumor yang beredar, Korut sedang mengembangkan senjata nuklir dan senjata mematikan lainnya. Hal itu dibuktikan ketika beberapa waktu lalu, Korea Utara sempat melakukan uji coba rudal nuklir yang sampai menghasilkan gempa.

Selain itu, masih ada fakta-fakta lain tentang militer Korea Utara yang dianggap bisa mengancam perdamaian dunia. Dilansir dari situs Emgn.com, berikut fakta-fakta mengerikan militer Korea Utara.

8. Korea Utara memiliki senjata kimia




(foto: emgn.com)



Menurut pembelot, Korut memiliki senjata kimia berbahaya, seperti gas tradisional yang digunakan selama Perang Dunia I, di antaranya klorin, fosgen dan gas mustard yang mampu melumpuhkan saraf dalam sekejap. Selain itu, pembelot juga menyebutkan bahwa senjata kimia ini diuji coba kepada tahanan politik di kamp kerja paksa.

7. Ada 1-6 juta tentara cadangan




(foto: emgn.com)



Korea Utara memiliki 1-6 juta tentara cadangan yang siap dikirim kapan saja jika seandainya terjadi perang. Bahkan, negara itu menerapkan aturan wajib militer bagi setiap laki-laki. Dalam kata lain, Korut juga akan menggunakan warga sipil sebagai tentara.

6. Memiliki senjata laser terlarang




(foto: emgn.com)



Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melarang setiap negara untuk menggunakan senjata laser yang bisa membutakan mata orang. Namun, Korea Utara masih memiliki senjata ini dalam jumlah yang banyak.

Senjata laser tersebut adalah jenis ZM-87 yang mampu membutakan mata setiap orang yang terkena cahanya. China juga dilaporkan memiliki lusinan senjata ini.

5. Korea Utara memiliki unit cyber




(foto: emgn.com)



Tak hanya dari pasukan bersenjata yang dikembangkan Korut, tapi Korut juga memiliki banyak pasukan dari unit cyber. Mereka memiliki kemampuan untuk meretas ke dalam sistem komunikasi negara lain.

Buktinya, perusahaan Sony pernah diretes oleh seorang hacker dari Korut pada tahun 2014 lalu. Tak hanya itu, Korut juga dituduh pernah meretas puluhan ribu komputer dan organisasi pemerintah Korea Selatan.


4. Korea Utara memiliki banyak kapal selam




(foto: emgn.com)



Dari angkatan laut, Korut tercatat memiliki sekitar 70 sampai 75 unit kapal selam. Jumlah itu nyaris sama dengan kapal selam AS yang berjumlah 75 unit. Namun dilihat dari segi kecanggihan, kapal selam Korut masih jauh kalah dari AS yang mampu membawa puluhan nuklir dalam satu kapal.

3. Korea Utara memiliki banyak tank, artileri dan roket




(foto: emgn.com)



Korut diyakini memiliki sekitar 4.100 sampai 6.500 senjata artileri, 2.500 peluncur roket dan lebih dari 1.000 pesawat tempur. Sementara sebagian besar tank yang dimiliki negara ini tidak diketahui jumlahnya secara pasti, tapi menurut dugaan jumlahnya mencapai lebih dari seribu unit.

2. Bomber bunuh diri nuklir




(foto: emgn.com)



Pada tahun 2013, dunia dikejutkan dengan beredarnya foto sekelompok tentara Korut membawa ransel dengan logo tenaga nuklir. Dari situ muncul dugaan bahwa Korut berniat menggunakan tentaranya untuk melakukan bom bunuh diri dengan menggunakan bom nuklir. Ngeri!

1. Berapa banyak bom nuklir yang dimiliki Korea Utara?




(foto: emgn.com)



Sejauh yang diketahui dunia, Korea Utara sudah melakukan empat kali uji coba bom nuklir. Namun itu tidak memvertifikasi bahwa Korut memiliki 4 bom nuklir, bahkan bisa saja lebih.

Menurut dugaan, Korut memiliki 15-20 bom nuklir, tapi belum mampu menjangkau jarak yang jauh. Dugaan sementara, bom nuklir Korut hanya mampu mencapai kota Seoul di Korea Selatan, Tokyo di Jepang, dan Bangkok di China.

Sumber: Viva.co.id

Baca:
Inilah 5 Fakta Kehebatan TNI AU yang Membuat Indonesia Membusungkan Dada

Serda Pebti, tentara cantik sang pencari jejak ulung

Parasnya ayu, gayanya juga feminim. Tapi siapa sangka, wanita ini justru tangguh di medan perang, bahkan mampu melacak jejak yang tak kasat mata.

Dia adalah Serda (K) Pebti Feryanti. Tak cuma cantik, Kowad IX Udayana, ini menyimpan segudang talenta.



Salah satu keberhasilannya adalah mewakili Kodam IX Udayana untuk mengikuti perlombaan tingkat internasional. Sebuah prestasi yang tak bisa dilupakannya bertandang ke negeri ginseng mewakili Indonesia.

"Ya kebetulan saat itu saya lolos untuk ajang orienteering (pencari jejak) tingkat Internasional," ungkap gadis kelahiran 24 Februari 1994 ini, Rabu (2/12) lalu.

Usai berlatih di lapangan Hubdam IX Udayana, Pebti mengaku sangat mencintai kegiatan mencari jejak. Selain banyak tantangan juga merasa puas jika mampu mengungkap temuan dalam mencari jejak.

"Baru-baru ini aja, awalnya tidak menyangka juga. Pastinya selama 12 hari di sana (Korsel) banyak pengalaman yang saya dapat sebagai anggota TNI," ungkapnya saat ditanya terkait pengalaman ikut turnamen internasional.

Pebti menceritakan kisahnya masuk TNI. Mengawali menjadi korp Kowad TNI tahun 2014 karena ikut-ikutan saja melihat teman mendaftar jadi anggota TNI.

Padahal saat itu, gadis kelahiran Desa Temenggung ini sudah mengenyam bangku kuliah pada semester tiga di sekolah tinggi guru di Yogyakarta, mengambil jurusan pengajar tingkat Sekolah Dasar.

"Saya sangat suka mengikuti kegiatan pengabdian. Waktu kuliah cari jurusan guru, ingin mengabdi sebagai pengajar. Tidak tahunya, Tuhan berikan saya kepercayaan mengabdi pada negara," tegas Serda (K) Pebti.

Inilah kartini masa kini, tak cuma cantik, tapi juga tangguh. Sumber: Merdeka.com

Inilah 5 Fakta Kehebatan TNI AU yang Membuat Indonesia Membusungkan Dada

Pada tanggal 9 April ini, TNI AU resmi berusia 70 tahun setelah dibentuk pertama kali pada tahun 1946. Dengan Moto: Swa Bhuwana Paksa atau Sayap Pelindung Tanah Airku, TNI AU berjuang menunjukkan eksistensinya dalam melindungi Indonesia. Mereka bergerak tanpa lelah melindungi Indonesia dari udara meski risikonya sangat tinggi.

Hingga sekarang, TNI AU memiliki sekitar 34.000 prajurit aktif yang akan diterjunkan dalam pengamanan dan perang. Selanjutnya sebanyak 631 pesawat dan helikopter juga tak mau ketinggalan untuk membuat Indonesia menjadi semakin damai. Di ulang tahun TNI AU yang ke-70 ini izinkan Boombastis mengupas kehebatan-kehebatan mereka. Berikut selengkapnya untuk anda.

1. MEMILIKI KEKUATAN PESAWAT TEMPUR YANG SANGAT GARANG

Sebagai kawasan strategis yang menghubungkan Asia dan Australia, Indonesia harus lebih berjuang dalam mempertahankan wilayah. Tak hanya lautan dan darat saja, kawasan udara yang luasnya tak terbatas butuh dijaga dengan ketat agar tidak ada pesawat asing yang sengaja masuk dan mengganggu kedaulatan Indonesia. Oh ya, untuk menjaga keamanan dirgantara Indonesia, TNI AU sudah menyiapkan setidaknya 631 pesawat yang kemungkinan akan bertambah.


Pesawat Sukhoi [image source]

Salah satu pesawat yang paling diandalkan oleh TNI AU adalah F-16 Fighting Falcon yang jumlahnya saat ini mencapai 36 buah. Pesawat ini dilengkapi senjata yang hebat hingga bisa dipasangi rudal yang akan mengejar lawan hingga dapat. Selain F-16, TNI AU juga memiliki pesawat jenis Sukhoi yang diproduksi oleh Rusia sebanyak 28 buah dengan seri Su-27 dan Su-30. Sama halnya dengan F-16, pesawat ini juga digunakan untuk berperang dan menyerbu musuh di udara.

2. MEMILIKI PASUKAN KHUSUS YANG DITAKUTI DUNIA
Tak ubahnya dengan matra TNI lainnya, TNI AU juga memiliki pasukan khusus yang kemampuannya di atas rata-rata. Bahkan menjadi seorang anggota Paskhas atau Baret Jingga ini akan mewajibkan individu mampu melakukan tugas dan fungsi dari tiga matra. Darat, laut, dan udara harus dikuasai semuanya agar bisa masuk jajaran Baret Jingga yang sangat hebat ini.


Paskhas [image source]

Tugas mereka adalah melindungi Indonesia secara penuh tanpa boleh merasa takut. Kemampuan terbaiknya akan digunakan hingga batas terbawah, bila perlu nyawa bisa dipertaruhkan. Oh ya, Paskhas telah banyak sekali melakukan misi hebat di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Operasi Trikora, Operasi Dwikora, Operasi Seroja hingga Operasi Trisula. Kemampuan mereka yang sangat hebat membuat banyak negara ketar-ketir jika ingin main usil dengan Indonesia.

3. DIPERCAYA PBB UNTUK MENJADI PASUKAN PERDAMAIAN

Indonesia adalah satu dari beberapa negara di dunia yang dipercaya oleh PBB sebagai pemegang perdamaian di daerah konflik. Dengan adanya pasukan ini maka konflik mematikan tidak akan ada, atau paling tidak diminimalisir agar korban jiwa tak menjadi banyak. TNI AU sudah berkali-kali mengirim pasukan terbaiknya untuk berjuang atas nama kemanusiaan.


Pasukan Perdamaian PBB [image source]

Setidaknya TNI AU pernah bergabung sebanyak lima kali. Mulai dari misi perdamaian di Vietnam hingga misi perdamaian Kontingen Garuda XIV di Yogoslavia lalu berlanjut ke Bosnia. Lalu Kontingen Garuda XVII di Filipina dan yang terakhir Kontingan Garuda XXIII di Lebanon dan masih banyak lagi yang lainnya.

4. MAMPU MEMUKUL MUNDUR PESAWAT ASING DENGAN CEPAT
Sepanjang tahun 2015, TNI AU mampu melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Bahkan sudah beberapa kali membuat kapal lain yang memasuki wilayah NKRI harus kembali mundur dan tak membuat masalah. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka mampu memaksa pesawat asing yang masuk tanpa izin untuk mendarat atau bahasa dalam bahasa TNI AU sering disebut denganforce down.


Pesawat TNI AU [image source]

Keberhasilan ini menjadi tanda jika TNI AU mulai mampu menguasai kawasan udaranya dengan baik. Meski jika dibandingkan dengan negara maju lain masih kalah. Namun setidaknya tanpa-tanda kemajuan ini menjadi bukti nyata jika TNI AU sudah berkembang dengan pesat. Apalagi saat ini usianya sudah mencapai 70 tahun.

5. PUNYA DRONE MATA-MATA TERBAIK UNTUK INDONESIA

TNI AU juga memiliki pesawat tanpa awak yang bisa ditugaskan untuk melakukan mata-mata dari udara. Kapal tanpa awak atau drone itu bernama Aerostar TUAV yang sudah dimiliki TNI AU di tahun 2012. Drone ini mampu terbang dengan sangat baik, bahkan kecepatannya mampu mencapai 114 km/jam.


Aerostar TUAV [image source]

Drone ini mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer meski memiliki berat hingga 210 kg. Ketinggian yang mampu dicapai oleh drone hebat ini adalah 5,8 km dari tanah. Dengan alat super canggih yang ada di dalamnya, Aerostar TUAV ini mampu melaporkan keadaan terkini daerah konflik hingga TNI AU bisa menyusun strategi terbaiknya.
Inilah lima fakta kehebatan TNI AU yang membuat Indonesia menjadi bangga. Dengan segala kekurangan dan kemampuannya TNI AU berjuang hingga akhir untuk menjaga kedaulatan udara yang sangat penting. Dirgahayu TNI AU ke-70. Semoga terus menjadi sayap pelindung bagi Indonesia.

Sumber : boombastis.com

Panglima TNI Sebut Pembebasan 10 WNI Hasil Operasi Intelijen

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, keberhasilan pembebasan 10 warga negara Indonesia dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf, tidak lepas dari operasi intelijen.



"Operasi total, baik formal maupun informal, di dalamnya ada TNI. Maka, TNI melakukan operasi-operasi juga koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, yaitu operasi intelijen," ujar Gatot di Istana Bogor, Minggu (1/5/2016).

Gatot berharap metode yang sama dapat membebaskan empat warga negara Indonesia yang masih disandera kelompok bersenjata.

"Saya mohon doa agar yang empat (WNI) bisa kita bebaskan dengan selamat. Kembali lagi, melakukan diplomasi total," ujar Gatot.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, keberhasilan membebaskan 10 WNI itu merupakan hasil dari diplomasi total, baik antarpemerintah, maupun diplomasi jaringan informal yang tidak bisa diungkapkan ke publik.

"Dari awal kami sampaikan semua komunikasi dan semua jaringan kami buka. Semua opsi juga kami buka, dengan satu tujuan, yaitu mengutamakan keselamatan 10 WNI dan syukur alhamdulilah, upaya ini berhasil," ujar Retno.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyampaikan ucapan terima kasih yang besar ke dua pihak atas keberhasilan pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

(baca: Jokowi: Puji Syukur, Akhirnya 10 ABK WNI Dibebaskan)

Pertama, tanpa menyebut detail siapa yang dia maksud, Presiden mengucapkan terima kasih yang besar bagi anak bangsa yang turut membantu pembebasan sandera itu.

"Saya ingin menympaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak seluruh anak bangsa yang turut membantu proses pembebasan ini, baik yang formal maupun informal," ujar Presiden.

Kedua, atas nama negara, Presiden juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Filipina.

(baca: 10 WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Bebas, Presiden Ucapkan Terima kasih kepada Dua Pihak Ini)

"Ucapan terimakasih juga saya tujukan kepada pemerintah Filipina. Tanpa kerja sama yang baik, upaya pembebasan sandera tersebut tidak mungkin membuahkan hasil yang baik," ujar Jokowi.

Kerja sama yang baik itu, lanjut dia, harus diteruskan. Sebab, masih ada empat warga negara Indonesia yang masih disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina.

Berikut nama-nama 10 WNI tersebut:

1. Peter Tonsen Barahama asal Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Batam
2. Julian Philip, warga Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondang Utara, Kabupaten Minahasa
3. Alvian Elvis Peti dari Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara
4. Mahmud, warga Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
5. Surian Syah asal Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara
6. Surianto, warga Gilireng, Wajo, Sulawesi Selatan
7. Wawan Saputra, warga Kelurahan Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kota Palopo
8. Bayu Oktavianto, warga Kelurahan Miliran Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
9. Rinaldi, warga Makassar, Sulawesi Selatan
10. Wendi Raknadian asal Kelurahan Pasar Ambacang, Padang, Sumatera Barat

Sumber: Kompas.com

Mabes TNI Tegaskan Komunisme Haram

Mabes TNI Cilangkap melalui laman fanpagenya, Selasa (26/4/2016), kembali menegaskan sikap TNI terhadap ideologi Komunisme sebagai hal yang HARAM di Indonesia.

“Sikap TNI terkait maraknya pemakaian PIN PALU ARIT ataupun film SENYAP dari awal sudah jelas. Semuanya itu HARAM dan merupakan pengkhianatan thd ideologi Pancasila serta wujud PEMBERONTAKAN thd ketetapan Pemerintah yg telah melarang semua yg berbau komunis di bumi nusantara ini,” sebagaimana dikutip PortalPiyungan.



Dalam fanpage tersebut, disertakan juga tautan link tulisan Brigadir Jenderal TNI Wuryanto berjudul “Komunis Bergerak Dalam Senyap” yang dipublis di website TNI AD.

http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/08/komunis-bergerak-dalam-senyap/

Tak ayal lagi, akhir-akhir ini aktivis pro-komunisme kembali marak di Indonesia dalam berbagai bentuk. Ada yang berupa atribut, seperti pin, kaos, bendera. Maupun dalam bentuk propaganda film, juga seminar-seminar.

Yang tak kalah marak adalah propaganda neo-komunis melalui media cetak, media elektronik dan media sosial. Beragam karya publikasi beredar di ranah publik, sehingga menjadi sinyal bagi kita untuk lebih waspada dan meningkatkan kontra terhadap propaganda komunis. Sumber: http://www.antiliberalnews.com/2016/05/03/mabes-tni-tegaskan-komunisme-haram/
Diberdayakan oleh Blogger.