defersite

Danpussenkav Thailand Mengapresiasi Produk Pertahanan Pindad

Royal Thai Army Cavalry Center melakukan kunjungan ke PT Pindad untuk melihat dan mencoba performa senjata buatan BUMN tersebut, pada hari Rabu (7/9) lalu. Kunjungan yang dipimpin oleh Commanding General of Thai Cavalry Centre (Danpussenkav Thailand), MG Veerayut Vurtsiip, ini bertujuan untuk melihat proses produksi industri pertahanan Indonesia.




Veerayut mengapresiasi kemampuan Pindad dalam menghasilkan berbagai produk industri pertahanan seperti senjata, munisi, maupun kendaraan khusus. Ia juga tertarik dengan senjata buatan Pindad yang sering menjuarai berbagai kompetisi menembak internasional seperti Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM), ASEAN Armies Rifle Meet (AARM), dan Brunei International Skill Arms Meet (BISAM).

“Pindad luar biasa bisa membuat produk secara mandiri di dalam negeri yang sudah bagus, khususnya di kawasan Asia Tenggara,” ujar Veerayut.

Rombongan Royal Thai Army juga mengunjungi fasilitas produksi Divisi Kendaraan Khusus dan Divisi Senjata. Mereka mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai senjata buatan Pindad, termasuk SS2 V4 yang sering memenangkan sejumlah perlombaan menembak tingkat internasional. Senjata lain yang dicoba oleh rombongan ini adalah SPR 2 dan SPR 3.

Sumber: Pindad dikutip dari JakartaGreater

Bocornya Rekaman Tentara Kudeta Turki

Ankara - Warga Turki dikejutkan dengan rekaman video dan obrolan radio dari pilot jet tempur F-16 yang membom markas polisi Ankara pada malam 15 Juli saat kudeta yang gagal. Rekaman tersebut pertama diperdengarkan dalam sidang oleh jaksa di Istanbul pada Sabtu (3/8).



Kepala Jaksa Penuntut Umum Ankara merilis rekaman video dan obrolan radio pilot dengan pihak oknum tentara kudeta terkait pemboman di ibukota Turki. Dalam catatan detil percakapan tersebut menunjukkan bahwa salah satu tentara yang terlibat dalam kudeta tersebut adalah Kapten Mustafa Mete Kaygusuz yang memerintahkan pengeboman.

Jaksa juga menunjukkan ada dua bom yang mendarat di markas polisi yang diluncurkan oleh dua jet tempur. Satu dengan nomor seri 94-1562, yang dikemudikan oleh Kapten Ilhami Aygul, dengan nama kode Aslan 4 Nomor Satu, dan yang lainnya dengan kode seri 94-0095, yang diterbangkan oleh Letnan Mustafa Ozkan, dengan nama kode Aslan 4 Nomor Dua. Rekaman video tersebut secara eksplisit menunjukkan peristiwa pemerintahan pemboman markas polisi.

Pada malam tanggal 15 Juli, tepat di markas polisi, beberapa pesawat jet tempur F-16 menjatuhkan 14 bom ke enam lokasi, termasuk di sebuah persimpangan dan parkir di dekat Istana Presiden, gedung parlemen, markas operasi khusus polisi di Golbasi, markas penerbangan Turki, fasilitas komunikasi satelit Turki dan stasiun TV TURKSAT.

Pemerintah Turki kemudian menyatakan bahwa kudeta telah gagal. Pembantaian yang menewaskan lebih dari 240 warga tersebut ternyata dirancang oleh pengikut Fetullah Gulen, yang tinggal di pengasingan di negara bagian AS yaitu Pennsylvania sejak tahun 1999. Saat itu Gulen dituduh memimpin kampanye untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga Turki, khususnya militer, polisi dan pengadilan.

Berikut catatan detil komando penghancuran markas polisi oleh tentara kudeta seperti dilansir World Bulletinpada Minggu (4/9);

- Perintah Markas: "Tembak markas polisi, hancurkan". Menurut sang pilot yang terlibat dalam obrolan radio tersebut bernama Ilhami Aygul mengatakan bahwa benar pertempuran di depan markas polisi adalah Kaygusuz yang memberi perintah: "Tembak markas polisi, hancurkan."

Kemudian kutipan obrolan radio antara pilot jet tempur kedua dan Kaygusuz di Pangkalan Udara Akinci di Ankara:
- Aygul: Kurt armada Aslan 4, kita ikut dalam pertempuran di depan kantor polisi.
- Kaygusuz: Tembak markas polisi, hancurkan!
- Aygul: Roger. Kami menembak zona pertempuran. Apa itu tindakan yang tepat?
- Kaygusuz: Tepat!
- Aygul: OK. markas polisi adalah yang pertama, terus yang kedua bangunan dekat ANKAmall? Kami telah menembak ke zona pertempuran.
- Kaygusuz: Tembak ke daerah di mana paling banyak tembakan. Tembak ke zona pertempuran.
- Aygul: OK. Ada tembakan dari kantor pusat di jalan. Kami sedang menembak ke daerah markas.
- Kaygusuz: Hancurkan markas polisi secepatnya!
- Kaygusuz: Apakah Anda ditembak oleh aparat di markas polisi?
- Aygul: Ada serangan tadi sekitar dua menit.
- Kaygusuz: Ayo cepat! satu bom lagi, dua bom lagi!.
- Aygul: Saya tidak mengenai bangunan itu.
- Kaygusuz: Jatuhkan satu bom lagi di sana! cepat!
- Aygul: OK! Aku akan menjatuhkan dua bom lagi ke zona pertempuran.

Sumber: http://www.bersamaislam.com/2016/09/bocornya-rekaman-tentara-kudeta-turki.html

Curi Ikan di Perairan Indonesia, TNI AL Tahan 9 WN Singapura

KEPRI – Prajurit TNI AL menangkap kapal asing yang sedang mencuri ikan di Perairan Provinsi Kepuluan Riau (Kepri). Sebanyak sembilan Warga Negara (WN) Singapura dan tiga warga Indonesia ditahan.

"Saat ini kapalnya (kapal pencuri ikan) sudah bersandar di Tanjung Pinang," ucap Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV Tanjung Pinang, Mayor Josdy D kepada Okezone, Selasa (23/8/2016).

Penangkapan kapal asing yang masuk periran Indonesia terungkap saat petugas TNI AL dari Lantamal IV Tanjung Pinang,Kepri, mendeteksi adanya kapal asing yang berada di posisi 7,5 Nautical Miles dari Tanjung Berakit pada 20 Agustus 2016 lalu. Kapal TNI AL kemudian mendekati kapal asing itu.

Saat didekati, para penumpang sedang melakukan aktivitas melakukan pemancingan ikan.

Saat diperiksa mereka tidak memiliki izin mencari ikan dan melakukan pelanggaran teritorial.

Petugas kemudian membawa kapal beserta 12 penumpang ke Markas Lantamal IV Tanjung Pinang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Mereka terdiri dari nahkoda dan dua anak buah kapal (ABK) dan sembilan orang WN Singapura,"ucapnya.(fzy) Sumber: Okezone

TNI Akan Usut Dugaan Jenderal Bekingi Pengiriman Narkoba Freddy Budiman

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan menelusuri pengakuan terpidana mati, Freddy Budiman, kepada aktivis HAM, Haris Azhar, soal dugaan keterlibatan TNI dalam peredaran narkoba.

Freddy mengaku sempat mengantarkan narkoba dengan menggunakan fasilitas mobil dinas seorang jenderal TNI.
"Ya di cek saja nanti kebenarannya. Kalau itu, pasti kami proses," ujar Gatot usai menghadiri acara perayaan 40 tahun pernikahan SBY dan Ani yang diselenggarakan di Djakarta Theater, Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7/2016).



Kendati akan menelusurinya, Gatot mengaku tak akan mencoba mengklarifikasi informasi itu kepada Haris yang menjadi Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras).

"(LSM) Lembaga hukum bukan? Apa hubungannya? Kan begitu. Saya akan bekerja sama dengan hukum," kata dia.

Selain menyebut adanya oknum jenderal bintang II dalam pengiriman narkoba oleh Freddy, Haris juga menyebut ada keterlibatan oknum Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri.

Menanggapi itu, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan bahwa Polri telah mengagendakan pertemuan dengan Koordinator Kontras, Haris Azhar, terkait tulisan dia tentang Freddy Budiman, terpidana mati narkotika yang dieksekusi pada Jumat (29/7/2016) dini hari.

Boy mengaku bahwa Polri telah menghubungi Haris dan mengajaknya berdiskusi untuk mendalami tulisan Haris yang menyatakan Freddy hanya bagian dari permainan bandar besar narkotika dengan petinggi Polri dan BNN turut terlibat di dalamnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas BNN Komisaris Besar Slamet Pribadi mengatakan, BNN akan menindak tegas jika ada oknum anggotanya terlibat dalam bisnis narkoba Freddy. Sumber Kompas.com

Ngeri, Mantan Menkes Siti Fadilah Supari Bongkar Keterlibatan Asing Terkait Vaksin Palsu

Kemunculan vaksin palsu bagian dari strategi asing dalam menjalankan assymetrical war atau perang asimetris di Indonesia.



Demikian dikatakan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam pesan singkat di group diskusi whatsapp.

Kata Siti Fadilah, sebentar lagi berduyun-duyun rumah sakit asing akan menyerbu Indonesia setelah beberapa rumah sakit di Indonesia terpuruk dituduh menyediakan vaksin palsu.

“Masyarakat dbuat tidak percaya lagi.
Sebentar lagi akan ada jargon “makanya belilah vaksin impor”. Inilah kelengahan kita sebagai bangsa Kenapa mendiamkan kapitalisme global dengan mekanime pasar bebasnya dianut dalam politik ekinomi kita secara menyeluruh,” ungkap Siti Fadilah.

Siti Fadilah meminta berbagai lembaga kesehatan tidak boleh masuk ke mekanisme pasar bebas tuan-tuan karena nyawalah taruhannya.

“Menangislah berteriaklah tapi sudah tidak ada gunanya kecuali kita hadapi untuk anak cucu kita kembalilah kita kepada guidance kita pancasila dan “UUD 45 asli” untuk mengatur negara ini. Anda-Anda semua sedang berperang dengan assymetrical war menghancurkan NKRI,” ungkap Siti Fadilah.

Siti Fadilah mengatakan, menteri yang hanya menurut peraturan-peraturan internasional tanpa melihat kebutuhan rakyatnya sesuai preambule UUD 45 Asli hanya akan memposisikan rakyatnya sebagai korban assymetrical war yang sekarang sudah mulai. Sumber: http://suaranasional.com

Badan Intelijen Strategis TNI: Pokemon GO Miliki Dampak Negatif Terhadap Keamanan NKRI

Anda suka bermain Pokemon Go? Di mata Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, ada ancaman terhadap negara yang muncul dalam game yang sudah menjadi viral ini, termasuk penyadapan informasi mengingat penggunaan data-data dari geo positioning system (GPS).



Ada dampak negatif yang ditimbulkan permainan ini terhadap keamanan negara, yaitu penyadapan dan pengumpulan data lokasi strategis badan keamanan suatu negara. Menurut Satuan Cyber Bais TNI, Pokemon Go serupa dengan sistem pengumpulan data lokasi yang biasa dilakukan oleh National Geospatial-Intelligence Agency (NGA) dan Central Intelligence Agency (CIA) di sosial media Facebook.

Pola penyadapan informasi berupa data lokasi yang dilakukan oleh permainan Pokemon Go ini terjadi dengan cara menyediakan pokemon langka atau pokemon legenda. Jenis pokemon ini hanya bisa didapatkan di sejumlah tempat strategis pemerintahan, seperti Istana Negara, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Politik Hukum dan Keamanan serta Lembaga/Kementerian strategis lainnya pada waktu malam hari untuk diburu oleh seluruh Pokemaster.

Selanjutnya, Pokemaster yang memburu pokemon ke sejumlah tempat strategis pemerintahan itu secara tidak langsung juga akan membantu pihak asing untuk mengumpulkan informasi. Hal ini termasuk data lokasi wilayah penting yang selama ini sulit ditembus oleh negara manapun.

Pola pengumpulan data wilayah yang dilakukan Pokemon Go ini hampir sama dengan pola yang dilakukan oleh Google untuk layanan Google Maps atau Google Earth menggunakan kamera Google yang berkeliling ke seluruh wilayah atauStreet Maping. Mobil Google yang berkeliling ini mengumpulkan informasi berupa nama jalan, nama gedung, dan lokasi lainnya untuk digunakan pada layanan Google Maps atau Google Earth.

Menurut Dekan Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Dr Tina Afiatin, permainan Pokemon Go ini adalah perangkat jenis baru yang dimiliki oleh intelijen negara asing untuk merekonsiliasi data citra fisik valid. Hal ini sekaligus memetakan setiap sudut wilayah negara di mana para user mengaktifkannya dan berbentuk game yang terbalut teknologiinterconnecting geospasial.

“Coba bayangkan jika seluruh pejabat, tentara, polisi, PNS dan masyarakat awam berbondong memainkan game ini diwilayah kerja masing-masing. Berapa banyak data valid bangunan fisik serta citra ruang yang harusnya bersifat rahasia bagi suatu pertahanan negara dapat diakses,” tuturnya.

Amerika Serikat juga sempat menjalankan sebuah teknik operasi intelijen yang dijalankan melalui eksploitasi dan analisis pencitraan serta informasi geospasial. Salah satunya upaya saat memburu Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin atau Osama bin Laden di rumah persembunyiannya dengan menggambarkan fitur fisik dan aktivitas secara geografis bumi atau yang disebut Geospatial Intelligence pada 2 Mei 2011.

Berkat Google Maps dan Google Earth, Amerika Serikat dapat mengikuti perjalanan Osama Bin Laden mulai dari Khartoum sampai Jalalabad hingga daerah terpencil di mana pun sebelum dibunuh di Pakistan. Saat itu, teknologi Google Earth hanya dapat melakukan mencitrakan dalam bentuk datar suatu wilayah melalui satelit.

Pengumpulan informasi dalam bentuk wilayah ini akan lebih sempurna dan faktual dengan menggunakan aplikasi game yang dapat mengumpulkan data fisik dalam bentuk 3D seperti yang ada pada fitur Pokemon Go.

Permainan buatan Nintendo tersebut memang tengah menjadi tren belakangan ini dan banyak dimainkan oleh anak muda di seluruh dunia. Pengguna Pokemon Go juga telah memberikan banyak keuntungan kepada perusahaan game asal Negeri Sakura itu. Berdasarkan data perusahaan analisis aplikasi mobile Think Gaming, Pokemon Go diperkirakan berhasil meraup keuntungan hingga US$1,6 juta per hari hanya di Amerika Serikat. (solo/mg) Sumber: Konfrontasi.com

Hadapi Potensi Konflik, Natuna Dijadikan Pangkalan Utama TNI AL

BATAM - Pemertintah Indonesia akhirnya menyikapi manuver Tiongkok yang mencaplok perairan Natuna, Kepulauan Riau sebagai bagian wilayah perikanan tradisonal mereka.



Menghadapi potensi konflik itu, Pemerintah Indonesia menegaskan akan memperkuat pertahanan di Pulau Natuna. Natuna diproyeksikan menjadi pangkalan utama TNI AL dengan kekuatan yang besar dan siap menghadapi berbagai kemungkinan buruk jika terjadi konflik.

Saat berkunjung ke Natuna bersama Presiden Jokowi, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan dalam kunjungan perdananya ke Natuna, Jokowi ingin melihat langsung kekuatan militer RI di sana.

Saat ditanya soal detail pengembangan pertahanan di Natuna ke depan, Luhut belum mau menjawab rinci. Namun dia memastikan peningkatan dan penguatan pertahanan itu tak akan mengganggu stabilitas di kawasan.

“Saya kira masih kita pelajari, tapi tadi kita fokus masalah ekonomi dan masalah kedaulatan. Jadi tadi Bu Menlu sampaikan kita tidak ingin mengganggu stabilitas keamanan di kawasan ini,” ucap Luhut.

Salah satu yang dikembangkan itu adalah Pangkalan Utama Angkatan Laut di Natuna. “Ya pastilah itu dilakukan sedang dalam perencanaan, tentu tidak bisa kita buka semua (menyangkut pertahanan, red),” tambah Luhut. (Sumber:jpnn.com)

Letjen TNI Purn J. Suryo Prabowo: Jangan Sampai Indonesia Dijajah China

REALITA menegaskan, asing bisa kuasai 100 persen saham di pembangkit listrik. Asing cukup punya kemampuan membeli properti di Indonesia, 35 bidang usaha dibuka bebas 100% untuk asing. WNI harus antri di pagar kedutaan asing. Warga asing seenaknya masuk RI tanpa Visa.

Diskusi bertemakan “Sudahkan Kebijakan Pemerintah Pro Pribumi?” ini digelar oleh Front Pribumi.

“Kondisi kekayaan Indonesia 70% sektor pertambangan, 40%, kebun Sawit, 35-66,5% sektor komunikasi sudah bukan milik Indonesia. Bagaimana kita memenangkan perang tanpa senjata?” demikian dikatakan Letjen TNI Purn J. Suryo Prabowo saat menjadi keynote speaker jelang Hari Kebangkitan Nasional di Gedung Stovia, Jakarta, Senin (9/5).


Diskusi bertemakan “Sudahkan Kebijakan Pemerintah Pro Pribumi?” ini digelar oleh Front Pribumi.

“Jangan sampai Indonesia dijajah China. Lihatlah, ribuan buruh dalam negeri di PHK, ribuan sarjana berdesakan dan kesulitan mencari kerja, tapi ribuan buruh impor dari Cina enak-enakan dikasih kerja dengan gaji tinggi di negeri ini. Sementara rakyat Indonesia belum makmur,” ujar Suryo prihatin.

Mantan Pangdam Jaya/Jayakarta ini mengajak anak bangsa agar bangkit. “Bangkitlah Indonesiaku. Satu orang bertindak jauh lebih baik dari 10 orang yang berkomitmen atau 100 orang yang hanya punya niat.”

Pemersatu Bangsa

Apakah masih ada perang yang disebabkan karena pertentangan ideologi? Dikatakan Suryo, bangsa dan negara Indonesia tidak akan hancur karena diserang musuh dari negara lain. Diperlukan pemersatu bangsa dan negara. Sumber: ISlamPos.com

Jokowi Kader PKI Terselubung, Ini Kata Hendropriyono

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Jenderal (Purn) AM.Hendropriyono akhirinya angkat suara perihal merebaknya pesan menyesatkan melalui Whatsapp dan BBM yang menyebut dirinya sengaja menyembunyikan identitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kader Partai Komunis Indonesia (PKI).


Foto: nbcindonesia.com

Hendropriyono menilai pesan yang menebarkan kebencian tersebut merupakan fitnah. Berikut isi pesan bantahan lengkap Hendropriyono yang diterima rimanews, Sabtu (14/05/2016):

Assalamu'alaikum Wr Wb,
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air ytc, kalau di antara sdr ada yg menerima WA/BBM atau sejenisnya yg menebarkan kebencian, agar berhati-hati dan waspada. Sy baca ada yg mnyebut nama sy yg jls jls mrpkn fitnah.

Dlm mnghadapi PKI Gaya Baru bsm PGRS, sy kira sdh terbukti sy pertaruhkan nyawa sy. Sy pernah luka berat di medan tempur melawan psk mrk, yg melancarkan perang gerilya bersenjata. Bukan cm gembar- gembor saja. Musuh yg kt hadapi pd 1966-1974 adalah Pasukan Bara (Barisan Rakyat) PKI Gaya Baru dbp Sayid Ahmad Sofyan Al-Baraqbah yg berfusi dg PGRS (Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak) dbp trio Lim Fo Kui, Bong Kie Chock dan Bong Hon yg berpusat di hutan belukar perbatasan Kalbar RI-Kaltara Malaysia. Sejak wkt itu sp sekarang sy tdk pernah tahu bhw Pres RI kita adl PKI, krn setahu sy ktk PKI kt bubarkan dia msh bayi. Sy jg tdk tahu bhw stlh sy pensiun bgini lama, muncul PKI Gaya Baru lg. Aneh, jk sy skrg dituduh mnymbunyikan info, bhw Jokowi adalah PKI. Sbg rakyat biasa bukan pejabat yg dlm kapasitas khusus, bgm cara sy mnymbunyikan suatu info ? Utk itu mk sy mhn agr sdr-sdr para patriot bgs Indonesia waspada, bhw fitnah dmk dpt meresahkan masy generasi penerus yg awam thd sejarah kebangsaan kt.

Mhn sdr-sdr jgn membantu kejahatan tsb dg ikut menebarkan nya. Didelete saja hoax yg mrpkn senjata psikologis kaum anti Pancasila dan anti NKRI kt tercinta, dlm perang proxy di zaman cyber ini. Bgs kt msh mnghadapi ancaman nyata disintegrasi PAPUA dan adu domba antar umat Islam. Jgn kt biarkan sibuk dgn fitnah memfitnah. Sibuk pd bertengkar sendiri. Kt wajib mngajak kaum muda terutama, utk pegang teguh falsafah Pancasila sbg amanah dri para pendiri bgs dan prinsip yg tersirat dlm sesanti Bhineka Tunggal Ika. Jgn sebaliknya, malah ikut-ikut menebar SARA ( Perpecahan bgs krn Suku, Agama, Ras dan Antar golongan).

Rakyat Vietnam dll bgs ASEAN, bahkan Myanmar semakin melejit dlm mncapai keadilan dan kesejahteraan rakyatnya di dpn kt. Miris hati kita rasanya jk menyimak media sosial skrg ini. Bgs kt 'kan perlu lari cpt, utk mngejar ketinggalan yg semakin jauh dri bgs- bgs tetangga kt tsb. Knp msh hrs sibuk bertengkar trs ? Kead skrg adalah akibat keadaan sebelumnya. Generasi skrg mrpk tanggungjawab generasi sebelumnya. Jd jgn generasi tua kt ini salah mnyalahkan. Jgn kt mberi contoh generasi kini utk hidup curiga mencurigai..jgn fitnah memfitnah. Mari bergotongroyong utk mbangkitkan rakyat kt, agr sgr terlepas dri kurungan besi kemiskinan nya yg trs membara sp usia tua NKRI mnjelang 71 tahun ini. (rn)


Sumber: http://www.nbcindonesia.com/2016/05/jokowi-kader-pki-terselubung-ini-kata.html

Panglima TNI: Asing Ingin Kuasai Indonesia

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, perang tanpa bentuk atau "proxy war" saat ini mengancam Indonesia, sehingga semua pihak harus bersatu dalam mencegah dan melawannya.

"Perang tanpa bentuk mengancam Indonesia, karena negara-negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam)," kata Gatot Nurmantyo saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada Dies Natalis ke-57 Untan Pontianak, Kamis (19/05/2016).

Dia mengatakan dalam "proxy war" tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh negara lain.

Ia menjelaskan, perang tanpa bentuk tersebut sudah terbukti, dengan kasus lepasnya Timor-Timur dari NKRI. Timor-Timur diperebutkan oleh negara lain, karena di sana ada kekayaan SDA berupa "greater sunrise" yang letaknya antara Indonesia dan Timor-Timur.

Menurut dia, ada beberapa cara dalam mengatasinya, yakni modal NKRI yang mempunyai geografi daratan dan lautan yang kaya akan SDA agar dikelola dengan baik dan bermanfaat.

"Kemudian kita punya demografi, yakni kearifan lokal, yang juga harus dibarengi dengan revolusi mental, Pancasila sebagai pedoman hidup, serta dibutuhkan peran civitas dan akademika, serta mahasiswa dalam mencegahnya perang tanpa bentuk tersebut," kata Gatot.

Kemudian, solusi dalam mencegah perang tanpa bentuk, yakni Indonesia harus menjadi negara agraris, negara maritim, dan negara industri, sehingga kekayaan SDA tidak dijual dalam bentuk mentah ke luar, tetapi sudah dalam bentuk jadinya, serta didukung oleh para pemuda yang harus menjadi agen perubahan dan pemersatu bangsa, katanya.

Menurut Gatot, saat ini sekitar 70 persen konflik yang ada di dunia adalah latar belakang energi minyak, yang diprediksi juga akan habis.

Selain itu, dengan strategisnya wilayah NKRI juga pemicu rawan konflik, karena akan diperebutkan oleh negara-negara lain, seperti konflik atau perang dalam perebutan pangan, air, dan energi yang itu semuanya ada di Indonesia.

Gatot mengutif pernyataan dari Presiden Soekarno, yakni kekayaan alam Indonesia suatu hari nanti akan membuat iri negara-negara di dunia, kemudian pernyataan Presiden Joko Widodo, yakni kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka kita.

"Kalau mulai sekarang kita tidak berhati-hati dan bersatu maka tunggu ancamannya, sehingga mari kita bersatu dalam mencegah perang agar tidak lagi mengancam Indonesia," katanya. Sumber: RimaNews.com

Panglima TNI Sebut Pembebasan 10 WNI Hasil Operasi Intelijen

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, keberhasilan pembebasan 10 warga negara Indonesia dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf, tidak lepas dari operasi intelijen.



"Operasi total, baik formal maupun informal, di dalamnya ada TNI. Maka, TNI melakukan operasi-operasi juga koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, yaitu operasi intelijen," ujar Gatot di Istana Bogor, Minggu (1/5/2016).

Gatot berharap metode yang sama dapat membebaskan empat warga negara Indonesia yang masih disandera kelompok bersenjata.

"Saya mohon doa agar yang empat (WNI) bisa kita bebaskan dengan selamat. Kembali lagi, melakukan diplomasi total," ujar Gatot.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, keberhasilan membebaskan 10 WNI itu merupakan hasil dari diplomasi total, baik antarpemerintah, maupun diplomasi jaringan informal yang tidak bisa diungkapkan ke publik.

"Dari awal kami sampaikan semua komunikasi dan semua jaringan kami buka. Semua opsi juga kami buka, dengan satu tujuan, yaitu mengutamakan keselamatan 10 WNI dan syukur alhamdulilah, upaya ini berhasil," ujar Retno.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyampaikan ucapan terima kasih yang besar ke dua pihak atas keberhasilan pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

(baca: Jokowi: Puji Syukur, Akhirnya 10 ABK WNI Dibebaskan)

Pertama, tanpa menyebut detail siapa yang dia maksud, Presiden mengucapkan terima kasih yang besar bagi anak bangsa yang turut membantu pembebasan sandera itu.

"Saya ingin menympaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak seluruh anak bangsa yang turut membantu proses pembebasan ini, baik yang formal maupun informal," ujar Presiden.

Kedua, atas nama negara, Presiden juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Filipina.

(baca: 10 WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Bebas, Presiden Ucapkan Terima kasih kepada Dua Pihak Ini)

"Ucapan terimakasih juga saya tujukan kepada pemerintah Filipina. Tanpa kerja sama yang baik, upaya pembebasan sandera tersebut tidak mungkin membuahkan hasil yang baik," ujar Jokowi.

Kerja sama yang baik itu, lanjut dia, harus diteruskan. Sebab, masih ada empat warga negara Indonesia yang masih disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina.

Berikut nama-nama 10 WNI tersebut:

1. Peter Tonsen Barahama asal Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Batam
2. Julian Philip, warga Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondang Utara, Kabupaten Minahasa
3. Alvian Elvis Peti dari Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara
4. Mahmud, warga Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
5. Surian Syah asal Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara
6. Surianto, warga Gilireng, Wajo, Sulawesi Selatan
7. Wawan Saputra, warga Kelurahan Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kota Palopo
8. Bayu Oktavianto, warga Kelurahan Miliran Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
9. Rinaldi, warga Makassar, Sulawesi Selatan
10. Wendi Raknadian asal Kelurahan Pasar Ambacang, Padang, Sumatera Barat

Sumber: Kompas.com
Diberdayakan oleh Blogger.