defersite

Mantan Tahanan Guantanamo: Militer AS Hina Islam Dengan Injak dan Letakan Al Qur’an Di Toilet

Mantan tahanan di penjara Guantanamo asal Afghanistan yang kini berada di Kuwait, Faiz al-Kandari, menuding negaranya Afghanistan sengaja menjual dirinya kepada Amerika Serikat dalam wawancaranya dengan surat kabar Alarai Kuwait.



“Afghanistan menjual saya ke Amerika Serikat daripada saya harus mendapatkan perpindahan ke Kuwait. Beberapa warga Kuwait masih mengatakan biarkan saya tetap berada disana sepanjang hidup,” ujar Faiz dalam wawancaranya hari Senin (26/12) kemarin.

Faiz melanjutkan, “Mereka memberikan para tahanan makanan dengan porsi sangat sedikit dan dalam keadaan buruk. Bahkan terkadang militer AS menempatkan obat di makan tersebut yang membuat kami tidak tidur selama delapan hari berturut-turut.”

Mereka menggunakan berbagai macam metode penyiksaan psikologis dan fisik kepada kami. Selama bertahun-tahun mereka tidak memadamkan lampu di penjara sehingga para tahanan merasakan panasnya lampu di atas kepalanya, ujar Faiz menceritakan bagaimana kekejaman penjara Guantanamo milik Amerika Serikat

Menurut Faiz tindakan yang paling membuatnya marah adalah ketika para serdadu AS menghina Al-Quran dengan meletakannya ke dalam toilet, lalu menginjaknya. (Rassd/Ram)

Sumber Era Muslim

Menangkan Pilpres Amerika, Ini Kebijakan Trump di Bidang Militer dan Keamanan

WASHINGTON - Donald Trump sudah berada diambang pintu Gedung Putih.

Suara elektoral Calon Presiden dari Partai Republik ini terus bertambah dan meninggalkan calon Presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Banyak pihak yang merasa cemas dengan posisi Trump (jika terpilih) sebagai POTUS (President of The United States).



Bukan hanya masyarakat Amerika, melainkan juga sekutu-sekutu negara adidaya tersebut, termasuk sejumlah negara yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Donald Trump diprediksi akan mengeluarkan kebijakan kontroversial di bidang pertahanan dan keamanan AS.

Berikut pernyataan Trump dalam kampanyenya soal isu-isu pertahanan dan keamanan, baik di AS maupun internasional.

* Anggaran militer AS akan ditambah

*Tembok Perbatasan akan menutup Perbatasan Meksiko-AS.

*Menghancurkan ISIS akan menjadi prioritas

*Mengultimatum negara NATO agar tidak terlalu bergantung kepada AS

*Mengancam tidak akan melindungi para sekutu NATO karena kontribusi mereka terhadap anggaran NATO tidak adil atau tidak sepadan

*Hanya akan membela sekutu NATO yang memenuhi kewajiban finansial mereka

*Mengizinkan Jepang dan Korea Selatan memiliki senjata nuklir

*Menarik mundur tentara AS dari semenanjung Korea dan membiarkan Jepang, Korut dan Korsel terlibat perang nuklir

*Meminta kontribusi tentara Arab Saudi untuk memerangi ISIS. Jika menolak, Trump akan menghentikan pembelian minyak dari negara tersebut

*Mengembargo kembali Iran. Menurut Donald Trump, Iran adalah terorist Islam nomor 1 di dunia.

Sumber Tribunnews

TNI AL Tangkap Perompak Tanker Berbendera Singapura di Perairan Batam

TNI AL menangkap terduga perompak kapal tangker di Pulau Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau. Penangkapan dilakukan pada Jumat (12/8) malam. 



Berdasarkan informasi dari Dinas Penerangan TNI AL, Sabtu (13/8/2016), Unit 1 Western Fleet Quick Respons (WFQR) TNI AL Bidang Kejahatan Kekerasan menangkap pelaku bernama Henry Alfree Bakari Bin Hengki. Rupanya Henry merupakan residivis yang sebelumnya telah menjalani hukuman penjara di Lapas Tembesi karena menyimpan amunisi tanpa izin.

Sebelum melakukan perompakan terhadap kapal tanker MT Ad Matsu, Henry berangkat dari Pulau Belakang Padang untuk menemui 5 rekannya di Tanjung Berakit, Pulau Bintan.

Menggunakan boat pancung kayu mesin 40 PK, Henry dan 5 rekannya berangkat ke Pulau Mangkai. Sesampainya di Pulau Aur, Henry dan kawan-kawan mendapat sasaran MT Ad Matsu. Henry yang bertindak sebagai juru kemudi dan mendapat bayaran USD 100 dan Rp 500 ribu.

Hingga Saat ini TNI Angkatan Laut masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perompakan lainnya. Sumber Detik
Diberdayakan oleh Blogger.